PANDANGAN IRENE KHARISMA SOAL DEWA KIPAS : MENCORENG CATUR

  • Bagikan
CNN Indonesia
Senin, 15/03/2021 18:39
Grandmaster wanita catur Indonesia, Irene Kharisma Sukandar. (Foto: detikcom/Rengga Sancaya)

Jakarta, CNN Indonesia —

Grandmaster wanita catur Indonesia, Irene Kharisma Sukandar menyebut perilaku yang dilakukan Dadang Subur atau Dewa Kipas telah mempermalukan atlet catur Indonesia. Khususnya, Irene yang telah 20 tahun berkarier di olahraga otak tersebut.

Irene sebelumnya telah melayangkan surat terbuka melalui media sosial Instagram pribadinya, @irene_sukandar, Minggu (14/3). Dalam surat tersebut, ia mengungkapkan kegundahan hatinya soal polemik kemenangan Dewa Kipas atas pecatur Amerika Serikat, IM Levy Rozman yang menggunakan nama GothamChess dalam pertandingan catur online di Chess.com.

“Saya tidak mau komentar lagi, karena memang sudah selesai, tidak ada apa-apa lagi. Apa yang saya lakukan sekarang hanya meluruskan berita saja [apa yang dilakukan Dewa Kipas] bukan hanya mencoreng Percasi, tapi kami sebagai atlet catur,” kata Irene ketika dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Senin (15/3).

Usai kemenangan atas GothamChess, akun Dewa Kipas dibanned oleh Chess.com karena dianggap telah melakukan kecurangan. Hal itu lantas membuat netizen Indonesia ngamuk dan menyerbu akun media sosial GothamChess.

Namun, di sisi lain, Deddy Corbuzier justru memberikan panggung buat Dewa Kipas yang akhirnya membuat Irene angkat bicara.

“Di satu sisi, tentu segala bentuk publikasi akan catur adalah sebuah keuntungan bagi para insannya. Tapi saya selalu memegang nilai-nilai kebenaran, jujur, dan ksatria seperti makna permainan catur,” tulis Irene dalam surat terbukanya.

“Kita, saya, dan Mas Deddy [Corbuzier], sebagai public figure yang bisa membentuk opini masyarakat harus bersama-sama memberitakan berita yang benar untuk membangun karakter bangsa ini dan nilai-nilai kejujuran,” tulis Irene dalam surat terbukanya.

Menurut Irene, kejadian ini sudah merugikan banyak pihak dan kepopuleran yang didapat tidak sebanding dengan rasa malu yang diterima Irene dan teman-teman pecatur profesional lainnya.

“Seakan-akan citra positif dan prestasi yang kami bangun susah payah untuk Tanah Air, Indonesia yang sangat saya cintai ini sirna karena dampak negatif dari pemberitaan yang berkembang. Jikalau Mas Deddy berkenan, mari kita luruskan hal ini agar tidak berimbas terlalu dalam bagi kami patriot-patriot catur Indonesia,” tulis Irene lagi.

Sementara itu, diakun Youtube Deddy Corbuzier, Dewa Kipas membantah jika ia berbuat curang saat menang atas GothamChess.

“Aduh boro-boro [curang]. Saya bingung kalau dibilang curang, curang dari mana?” ucap Dewa Kipas alias Dadang dalam video berdurasi 34 menit tersebut.

“Bapak nih gaptek [gagap teknologi], enggak bisa bahasa Inggris. HP android 3, akun google-nya punya saya semua. Kalau browser connect sama saya, YouTube connect sama saya. Jadi saya enggak ngerti apa-apa,” imbuh Ali Akbar anak dari Dewa Kipas yang ikut dalam podcast Deddy Corbuzier tersebut.

“Sekian dan Terimakasih”

  • Bagikan
error: Bedah Nusantara