Pemerintah Desa Kamoning, Abaikan Jembatan Gantung Rusak

  • Bagikan

BNI.id, (Sampang Madura – Jatim) – Pemerintah Desa Kamoning terkesan mengabaikan jembatan gantung yang merupakan akses utama jalur aktifitas masyarakat setempat, Sabtu (02/01/2021).

Pemerintah Desa Kemoning, Kecamatan Sampang, Kabuapaten Sampang, namun terkesan membiarkan jembatan gantung rusak parah akibat faktor usia yang terbuat dari bambu.

Pasalnya, Kerusakan jembatan gantung tersebut, Sehingga membuat aktivitas warga setempat terganggu. Karena akses jalan utama.

Pantauan awak media BNi.id di lapangan terpantau masyarakat yang mau melintas harus menitipkan sepeda motornya di rumah warga, karena jembatan itu tidak bisa dilintasi sepeda motor.

Salah satu warga setempat, Maskur menuturkan, bahwa jembatan gantung yang rusak pasah saat ini, karena faktor usia. Bahkan Kerusakan jembatan itu bukan hanya kali ini saja terjadi.

Ia juga mengatakan, Jembatan yang rusak mulai tadi malam, namun sampai sekarang belum ada tanggapan dari Pemdes setempat masih belum ada perbaikan.

“Untuk jembatan itu sering rusak, biasanya yang memperbaiki masyarakat setempat, tanpa ada bantuan dari pemerintah Desa, ”katanya, Sabtu (02/01/2021).

Maskur juga berharap kepada pemerintah Desa agar dapat melihat dan memperbaiki kondisi jembtan yang sudah rapuh tersebut.

“Saya berharap kepada pemerintah Desa, agar tanggap dengan kondisi jembatan yang sudah tua dan rapuh itu, karena itu sangat membahayakan kepada pengguna jalan,” pintanya.

Hal senada juga diungkapkan Agus, jembatan itu sering rusak, bahkan masyarakat setempat sering memperbaikinya dengan swadaya dan gotong royong.

“Pihaknya berharap dengan pemerintah Desa Kemoning atau Pemkab Sampang agar segera tanggap dengan kondisi ini, “paparnya.

Bahkan, ada seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, semalam ia hampir terjatuh saat melewati Jambatan tersebut.

“Tadi malam saya lewat jembatan itu sekitar jam 01.30 WIB saya hampir jatuh”, ucapnya.

Lanjutnya lagi, “Sepeda saya tadi malam untuk bisa melintas, bahkan minta tolong kepada masyarakat setempat,”katanya.

Sampai berita ini dinaikan Beluma ada tanggapan dari Kepala Desa Kamoning, Taufik saat dikonfirmasi lewat selulernya tidak aktif, dan dihubungi lewat whatsappnya tidak ada jawaban. (@to’ep/05).

Editor : AR Tjereni

  • Bagikan
error: Bedah Nusantara