Laboratorium PCR Halut, Siap Beroperasi di Januari 2021 Mendatang

  • Bagikan

BNi.id, (Halut – Malut) – Bupati Halmahera Utara Ir.Frans Manery hari ini meresmikan ruang laboratorium khusus PCR sebagai langkah antisipasi lajunya Penyebaran Covid-19 di Halut, Rabu (30/12/2020).

Penanggulangan pandemi covid 19, tentu membutuhkan langkah antisipasi dalam menekan laju penyebaran dengan mendeteksi secara cepat. Keberadaan laboratorium Polymerase chain reaction (PCR), sangat penting.

Karena itulah Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, bekerja sama dengan pihak ketiga (PT NHM) menghadirkan laboratorium PCR Covid 19 yang bertempat di RSUD Tobelo yang diresmikan oleh Bupati Halmahera Utara Ir Frans Manery.

Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan, ini adalah salah satu upaya pemerintah daerah memutuskan mata rantai covid 19, menghadirkan laboratorium PCR. Agar pemeriksaan sebagai upaya deteksi penyebaran virus dapat di ketahui secara cepat. Mengingat kondisi geografis daerah ini.Turut hadir Forkopimda Halut, dan pimpinan OPD halut.

“Untuk itu secara khusus, kami mengucapkan terima kasih kepada PT. NHM yang sudah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dalam menghadirikan laboratorim PCR. Semoga dengan hadirnya laboratorium ini, semakin cepat hasil diketahui hingga pemutusan mata rantai covid-19 di daerah ini dapat dilakukan,” ucapnya.

Sedangkan perwakilan manajemen PT. NHM menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses persiapan hingga laboratorium ini bisa ada di tempat ini.

Namun untuk saat ini, masih ada satu kendala yaitu bio sefty cabinet level 2a, yang masih menunggu proses pengiriman karena bertepatan dengan libur Natal dan tahun baru. Hingga prosesnya akan dilakukan bulan Januari nanti.

Dr.Jubhar Mangimbulude dalam laporannya mengatakan, untuk persiapan penggunaan Laboratorium tersebut perlu adanya mempersiapkan arus listrik yang stabil, karena jika tidak mesin PCR tidak akan berfungsi dengan baik.

“Persiapan penggunaan Laboratorium PCR ini, sebagai berikut : alat ini memerlukan besaran arus listrik, karena kalau arus listrik berubah-ubah alat ini tidak akan bisa bekerja, paparnya.

Lanjutnya lagi, “Untuk itu, dibutuhkan peralatan yaitu bio safety cabinet. Sebagai persyaratkan untuk memenuhi standart laboratorium internasional level 3. Dan saya berusaha mencapai target itu, sebagai kebanggaan warga Halmahera utara, dan puji Tuhan kami bisa mencapai itu,” tegasnya.

Ia, juga mengatakan, sebelum laboratorium PCR tersebut di operasikan, timnya akan mengikuti tranning di RS Chasan Bosoeri Ternate.

“Di tanggal 4 Januari kami akan mengikuti training di RS Chasan Bosoeri Ternate, setelah mengikuti training, di tanggal 5 dan seterusnya kami sudah siap untuk melayani masyarakat Halmahera utara,” imbuhnya.(Hms/05)

Editor : AR Tjereni

  • Bagikan
error: Bedah Nusantara