Miris, 6 Bulan Guru Honorer di Minahasa Utara Belum Terima Gaji

  • Bagikan

BNI.id,(Minut – Sulut) – Ratusan guru honorer di Kabupaten Minahasa Utara, selama enam bulan belum juga menerima gaji dan sampai hari ini informasi pasti kapan akan terima belum jelas, Sehingga perayaan hari besar Natal dan menyambut tahun baru 2021 seakan ditunda, Senin (28/12/2020).

Kepala dinas pendidikan Minut Olfy Kalengkongan mengakui kalau sampai saat ini sudah melakukan koordinasi dengan badan keuangan namun buntu.
Menurut Kadis Olfy, dia juga tidak mau memberikan pernyataan lebih karena takut salah sebab sampai saat ini tidak ada pernyataan dari keuangan.

Untuk gaji guru honor langsung saja ke Keuangan. Karena bukan sumber dari dana DAK melainkan dana DAU. kalau menurut prediksi saya gaji akan dibayarkan bersamaan dengan dana Siltap di tahun depan (2021).

“Kita takut jangan ada pernyataan yang salah, sebaiknya langsung saja tanyakan ke Badan Keuangan,” ujarnya.

Dia pun beralasan jika mengalami keterlambatan karena banyak kepengurusan yang terhambat di bagian keuangan.

Diakuinya jika para guru honor dinaungi oleh Dinas Pendidikan. Sehingga pihaknya sudah melakukan upaya ke Badan Keuangan agar dapat direalisasikan gaji mereka (para guru honorer) setidaknya baru beberapa bulan. Saya juga sudah berupaya dan berusaha karena kami sayang dengan guru-guru honor.

Sebenarnya saya juga mau memberikan pernyataan, tapi sudah tidak enak sekali dan saya merasakan senasib dengan para guru honorer,” tuturnya kepada Wartawan
Dijelaskan Kelengkongan, bahwa jumlah guru honor yang tertata dalam DPA dinas pendidikan sebanyak 350.

Pada tahun 2020 ini, baru terbayarkan 1(satu) semester atau baru sampai bulan Juni. Kami sering melakukan permintaan namun SPJ ketika sampai di keuangan, kami sudah tidak tahu lagi. Karena situasi keuangan Pemkab saat ini sepert apa,” katanya.

Untuk DAK fisik ditambahkan, tergantung sekolah bawa laporan. Pihak Diknas sudah meminta semua laporan tersebut, namun belum semua yang terealisasi karena sampai dengan tanggal 23 Desember lalu tidak sempat karena memang pihaknya sampai kewalahan.

Namun ketika sudah dimasukan laporannya langsung dicairkan ke rekening sekolah dari Bank, karena itu tidak melalui dinas. Tinggal keuangan yang pindah buku dan nanti di antara baru bisa diambil dananya,” tutup Kadis.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Pemkab Minut Petrus Macarau hingga saat ini tidak bisa diakses atau terhubung melalui sambungan telpon dan pesan Whatsapp. (Theresia/Masye Abast/01).

Editor: Hunter

  • Bagikan
error: Bedah Nusantara