Direktur Justice Malut: Dugaan Kekerasan Oknum Perwira Polda Malut Jadi Catatan  Etika Kepribadian

  • Bagikan

BNI.Id, (Maluku Utara) – Kasus Dugaan Kekerasan yang dilakukan oleh oknum anggota Polda Maluku Utara berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) berinisial AH (49) terhadap Korba Khaterin Febrina Tjan (34) cukup mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Direktur YBH Justice Indonesia Maluku Utara Fitria A H.Muhammad, SH.,MH selain merasa prihatin terhadap korban kekerasan Khaterin Febrina Tjan juga menyorot aspek Etika sebagai seorang Anggota Polri, Senin (27/12/2020).

Menurutnya hal tersebut sebagaimana diatur di dalam Peraturan Kapolri Nomor  14 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“jujur kami sayangkan perilaku seorang oknum perwira polda malut yang jauh dari etika sebagai penegak hukum dimana telah diatur dalam pasal 11 huruf a-e Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang Etika Kepribadian Anggota Polri, sehingga hal ini kami minta kepada Kapolda malut agar memberikan perhatian serius aspek etiknya selain proses pidana” tuturnya Direktur YBh Justice Malut Fitria A H.Muhammad,SH.,MH.

Lanjut, Fitria A H.Muhammad Jebolan Universitas Jayabaya Jakarta ini menegaskan bahwa diduga berawal dari persoalan kesalahpahaman dalam hubungan asmara itu persoalan lain “namun yang sangat kita sayangkan adalah tindakan pidananya yang tidak pantas sebagai seorang perwira polri” tutupnya Direktur Justice Malut Fitria A H.Muhammad, SH.,MH (O.N/01).

Editor: Hunter

  • Bagikan
error: Bedah Nusantara