Kantor Desa Se- Minut Terancam Tutup, Gaji Perangkat Desa Tidak Dibayarkan

  • Bagikan

BNI.id,(Minut – Sulut)- Pelayanan kepada masyarakat di 125 Desa se Kabupaten Minahasa Utara terancam lumpuh. Ancaman ini dilontarkan oleh perwakilan perangkat desa yang mendatangi Kantor DPRD Minut guna mempertanyakan gaji atau Siltap perangkat desa yang tidak jelas kapan akan dibayarkan.

Adapun, perangkat desa yang hadir di kantor DPRD diantaranya, Sekdes Koltem Frida Wehantaouw bersama perangkat lainnya, Sekdes Wasian Kecamatan Dimembe Silvia Kamagi, Sekdes Mapanget dan Sekdes Sawangan Charles Kaseger.

Sekretaris Desa Sawangan, Charles Kaseger kepada wartawan mengaku jika gaji mereka hingga kini tidak kunjung ada kejelasan akan dibayarkan kapan. Tujuan kedatangan ke kantor DPRD untuk menanyakan kepada DPRD dan Kabang Keuangan.

Jika nantinya tidak ada jawaban, maka mohon maaf di kantor Desa nanti khusus Desa Sawangan, akan kami pampang baliho bertuliskan untuk sementara kantor Desa ditutup dan belum ada pelayanan sampai dengan Siltap perangkat Desa dibayarkan,” ujarnya.

Menurut Keterangan Sekdes Koltem Frida Wehantaouw, bahwa hasil konfirmasi di BPMPD awal Desember 2020 ini, jika permintaan pembayaran Siltap sudah dua kali dilakukan permintaan ke Badan Keuangan. Namun hasilnya hingga kini tak kunjung ada kejelasan.

Mereka berkomentar, bahwa kedatangan mereka saat ini baru perwakilan.Jika tidak menemui dan mendapati kejelasan soal hak kami, maka dalam waktu dekat seluruh perangkat desa di 125 Desa akan mendatangi kantor Bupati Minut.

Diketahui, gaji atau Siltap perangkat desa sudah masuk 3 bulan terhitung Bulan Oktober, November dan Desember 2020.

Sementara itu, kepala Badan Keuangan Pemkab Minut sebagaimana yang sudah diberitakan sebelumnya mengaku, jika Kas Daerah Pemkab Minut tidak kosong sebagaimana isu yang beredar.
Kas Daerah tidak kosong. (Theresia/Masye Abast/01).

Editor: Hunter

  • Bagikan
error: Bedah Nusantara