Sebanyak 13 Warga Kabupaten Buol, Menjadi Korban Gigitan Anjing Gila

  • Bagikan

BNI.id, (Buol – Sulteng)- Peristiwa yang sangat langkah terjadi di seluruh wilayah indonesia, Namun hal ini nyata di kabupaten Buol se ekor anjing gila memangsa sebanyak 13 orang yang sudah mendapat perawatan medis.

Adapun nama nama korban: yaitu warga Desa Lamadong 1, FM (54) mengalami luka gigitan di bagian betis kaki kiri, HB (09) punggung tangan, perut dan paha kaki kanan, NA (08) di bagian pantat, MU (48) tangan kanan ibu jari dan telunjuk, Desa Lamadong 2, NH (42) Paha bagian belakang, LN (21) paha atas lutut sebelah kanan, Desa Mangubi, JR (36) Paha Kanan, Desa Potugu, PJ (11) tangan kanan, RL (07) tangan kanan, Desa Pajeko, RT (56) lengan kanan, Desa Tongon, AH (11) Paha kanan, Desa Mangubi, NF (14) paha kanan dan warga Desa Kulango, NJ (55), Luka pada bagian muka.

Peristiwa tersebut terjadi di 7 Desa Kecamatan Momunu Kabupaten Buol dan korban sempat di bawah ke Rumah Sakit Mokoyurli Buol untuk mendapatkan penanganan medis namun hanya rawat jalan, Selasa (15/12/2020).

Korban NH (42) yang sempat kami tanyakan mengaku, anjing tersebut menyerang secara tiba-tiba dan langsung bergantungan di belakang dan langsung mengigit kaki saya.

“pada saat saya selesai melayani pembeli di warung kemudian keluar menuju jalan dan menghadap ke arah warung tiba-tiba mungul dari arah kanan seekor anjing dan langsung bergantungan di belakang dan mengigit kaki saya,” tuturnya.

Setelah digigit, ungkap NH, dirinya sempat berteriak dan anak saya berusaha untuk memukul anjing tersebut yang saat itu sedang berada di depan rumah, akan tetapi anjing berwarna coklat muda tersebut keburu kabur.

Keluarga korban yang mengetahui kejadian itu langsung membawa korban NH (42) menuju rumah sakit Mokoyurli untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala Puskesmas Momunu melalui Sri Sudaryani jabatan Epidemiologi Kesehatan Muda menuturkan, setidaknya ada 13 warga menjadi korban digigit anjing gila.

“Kesemuanya korban yang digigit tersebut terdiri dari anak-anak berjumlah enam orang, dewasa 4 orang, dan dua lansia. Untuk menghindari rabies, para korban telah divaksinasi,” kata Sri kepada Bedah Nusantara.id.

Kasie Pengendalian penyakit menular Jasman menjelaskan bahwa vaksinasi akan dilakukan sebanyak 4 kali jika korban gigitan anjing gila itu positif rabies. Jadwal vaksin di antaranya hari pertama sebanyak 2 kali suntikan kemudian hari ke-7, dan di hari ke-21.

Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K., Melalui Kapolsek Momunu Ipda Razak Abas Abdullah menjelaskan bahwa sekarang personil Polsek Momunu bekerjasama dengan pemerintah desa sedang melakukan pencarian anjing liar, serta menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada karena anjing tersebut saat ini masih berkeliaran.(Eka/007).

Editor : Putra

  • Bagikan
error: Bedah Nusantara