Lembaga Swadaya Masyarakat Gempur, Apresiasi Kejari Lampung Utara

  • Bagikan

BNI.id, (Lampung Utara-Lampung) – Usai melakukan penetapan dua tersangka eks pejabat PPK dan PPATK di Dinas pertanian dan peternakan setempat, terkait kasus korupsi Dana DAK tahun 2015, jumat (11/12/2020).

Penetapan dua tersangka mantan Pejabat PPK dan PPATK pada Dinas Pertanian dan Peternakan oleh Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Lampung Utara dengan perihal pembuatan sumur bor, Kejari Lampung 15-08-2020 Utara mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan.

Lembaga Swadaya Masyarakat, Gerakan Pemantau Kinerja Aparatur Negara, LSM GEMPUR Kabupaten Lampung Utara, beri Apresiasi terhadap kinerja yang dilakukan Kejaksaan Negeri Kotabumi dalam hal memerangi praktek tindak pidana Korupsi di Lampung Utara.

Ketua DPC LSM Gempur Lampung Utara, Ahmad Syaripudin mengatakan Kabupaten Lampung Utara merupakan salah satu Kabupaten tua yang ada di provinsi Lampung dan telah melahirkan enam Kabupaten baru.

Maraknya praktek tindak pidana korupsi di Lampung Utara menimbulkan pertanyaan besar dan menjadi PR bagi pemerintah Daerah untuk mengatasinya.

“Korupsi memang salah satu hal yang harus di berantas karna menyengsarakan rakyat dan merugikan keuangan negara,” kata Ahmad Syaripudin jumat (11/12/2020).

Menurutnya, tidak hanya sebatas memberikan apresiasi dan dukungan kepada Kajari Lampung Utara, tetapi pihaknya akan sepenuhnya akan membantu serta memantau dan melaporkan temuan dari LSM Gempur tentang tindak pidana korupsi baik yang ada di OPD maupun diDesa ke Kejaksaaan Negeri Kotabumi.

“Saat ini, LSM Gempur sedang melakukan pengawasan dan pantauan terhadap penyaluran Dana Bansos, dana Penanggulan Covid-19, dan Dana Desa ( DD), jika dalam perjalanannya ditemukan ada tidak pidananya, kita segera layangkan surat laporan Kejari,” ucapnya.

Pengawasan akan senantiasa dilakukan LSM Gempur sebagai lembaga kontrol sosial yang berpedoman kepada UU dan pancasila, LSM Gempur akan membantu aparat penegak hukum APH dalam membongkar tindak penindakan korupsi yang ada diprovinsi Lampung, khususnya Kabupaten Lampung Utara.

“LSM Gempur tak akan sedikit pun memberikan ruang kepada para koruptor untuk bercokol di Lampung Utara. Mari kita berantas kejahatan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme demi terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI yang bersih dari para koruptor,” Pungkasnya. (Rosadi/05).

Editor : A.R Tjereni

  • Bagikan
error: Bedah Nusantara