Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia, Pertanyakan Aset daerah Kota Subulussalam

  • Bagikan

BNI.id, (kota Subulussalam -Aceh) – Ketua Ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia DPC Kota Subulussalam, mempertanyakan terkait dengan aset daerah terutama mengenai kenderaan dinas baik roda dua dan kenderaan roda empat dan kenderaan lain nya kepada pihak Badan Pengelola Keuangan dan Ased Daerah, Rabu (02/12/2020).

Kepala bidang Ased Daerah kota Subulussalam Maria Sari Harahap SE, didampingi kepala seksi bagian Ased daerah M.ian, mengtakan bahwa sampai saat ini belu ada SKPD menyampaikan laporan atas hal tersebut.

“Sampai saat ini seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) belum ada menyampaikan laporan kepada pihak kami,sementara yang bertanggung jawab terhadap Ased adalah setiap SKPD Masing masing,” papar nya di hadapan media.

Ketua Ormas LAKI, juga menyinggung banyak nya kenderaan dinas baik roda dua atau kenderaan lain menjadi plat hitam dan ini bahkan sudah pernah terjaring saat polisi rajia surat surat kenderaan di daerah Pemkot Subulussalam.

“Nampak nya masih banyak kenderaan dinas berkeliaran tampa plat merah, bahkan diduga banyak kenderaan Demas di pakai oleh oknum yang bukan seorang pegawai negeri,” ucapnya.

Selain itu ketua ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia DPC Kota subulussalam mempertanyakan terkait dengan Penghapusan Ased seperti pembongkaran dan perehapan Rumah sekolah mulai sejak tahun anggaran 2018 s/d tahun anggaran 2020.

“Banyak rumah sekolah di bongkar dan di rehab namun sesuai dengan hasil investigasi kami di lapangan tidak ada satu pun yang di temukan barang bukti material dari sisa bongkaran tersebut, namun pihak bagian ased juga mengatakan belum ada laporan dari pihak dinas pendidikan,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama pihak ormas LAKI mencoba menghubungi kepala Dinas Pendidikan dan kebudanyaan kota Subulussalam Ustad Sairun S.pdi, mengatakan dia nya lagi sibuk sehingga mengarah kan kepada kepala bahagian Ased dinas pendidikan namun Rambe mencoba menghubungi melalui telpon selular nya juga menjawab lagi di perjalanan.

Ketua ormas LAKI mengganggap kasus ini tidak boleh di biar kan karena itu menyangkut uang negara dan sangat merugikan masyarakat.

“Maka kami minta kepada pihak penegak hukum agar segera mengusut tuntas kasus ini,dan diminta kepada pihak pemerintahan kota Subulussalam agar segera menertipkan dan mengaudit seluruh kenderaan dinas yang ada di seluruh SKPD kota subulussalam,” imbuhnya.

Ia menambahkan lagi, Untuk tercapai nya cita cita pemerintah Indonesia bersih dari korupsi, maka Pemkot harus secepatnya menertipkan masalah ini. (RB/05)

Editor : A.R Tjereni

  • Bagikan
error: Bedah Nusantara