Destinasi Touring Community To Lake Toba Promosikan Wisata Danau Toba

  • Bagikan

BNI. Id, ( Toba – Sumut ) – Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif bersama Badan pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf dan Baparekraf) Melalui Badan Otorita Danau Toba (BPODT) bersama TICC salah satu komunitas yang punya perhatian besar akan kemajuan pariwisata khusus nya kawasan Danau Toba.

Kali ini di era new normal, komunitas TICC menyelenggarakan Touring Community To Lake Toba yang dimulai dari dilokasi “The Kaldera Toba Nomadic Escape ” di Desa Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sabtu,(17/10/2020).

Dalam acara ini turut hadir Bambang Cahyo,wiky Safril, Taufan,Debbele br Panjaitan, Jhon Pieter Silalahi dan dibuka oleh pihak Kementerian Pariwisata Ekonomi dan Kreatif  dengan pelepasan peserta Touring oleh Bambang Cahyo mewakili pihak BPODT, Taufan mewakili Kemenparekraf, Debi Mewakili Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Utara melepas secara serentak peserta Touring.

” Mudah – mudahan dapat membangkitkan kembali pariwisata kita, khususnya kawasan danau toba, dan juga dapat meggangkat perekonomian dibidang ekonomi kreatif.” ucap Bambang Cahyo perwakilan BPODT.

serta para peserta, tetap mengikuti protokol kesehatan dan selalu di dampingi oleh tim medis untuk pengukuran suhu badan Peserta dan Pengawasan Ketat dari pihak keamanan.

Wiky Safril Ketua penyelengara event dari komunitas TICC dimalam keakraban pada hari Jumat tanggal 16 Oktober 2020 dalam acara menyambut kedatangan para peserta touring, mengatakan bahwa Touring ini dilaksanakan guna mempromosikan kembali pariwisata kawasan Danau Toba,” ujarnya.

Lanjut,” kita berusaha untuk membangkitkan kembali pariwisata Danau Toba yang sempat “Mati Suri” karena covid-19 sekaligus memperkenalkan adaptasi kebiasaan baru dengan CHSE dan  guna  memperkenalkan destinasi – destinasi wisata baru di kawasan Danau Toba  yang selama ini kurang ter ekspose namun memiliki daya tarik tersendiri.

Lebih lanjut Wiki juga menjelaskan kepada para peserta rute yang nanti nya akan dilewati dalam Touring ini.
” Saudara saudara sekalian dalam dua hari ini yang nanti nya kita akan melalui Rute rute yang nantinya menjadi tujuan wisata buat para wisatawan lokal, nusantara maupun luar negeri, seperti Bukit Senyum Sibisa, Desa Wisata Girsang di Parapat, Wisata Alam dan Agro wisata Sidamanik dan pemandangan alam lainya sekitar Danau Toba,” lanjutnya.

Tour ini TICC mengajak beberapa komunitas dan para tim media dalam promosi pariwisata kawasan danau toba dan juga memperkenalkan wisata wisata baru yang  ada di kawasan Danau Toba.Touring Community yang menghadirkan Comunitas Vespa, Moge, sepeda, mobil antik/ jeep
Kegiatan Touring yang didukung penuh kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif melalui BPODT.

Dalam kegiatan ini telah diwakili Kementerian Pariwisata dan Ekonomi, Taufan dalam kata sambutanya diacara seremonial dalam menyambut kedatangan para peserta 16 Oktober 2020 malam mengucapkan,” Dengan adanya Suport dari kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini mudah mudahan Pariwisata Danau Toba bisa bangkit kembali serta meningkatkan perekonomian masyarakat kawasan danau toba khususnya dari sektor pariwisata, ” tuturnya.

Debbie br panjaitan yang mewakili Wagubsu Sumatera utara sekaligus juga mewakili Kadis Pariwisata Sumatera utara mengatakan permohonan maaf atas tidak dapat hadirnya wakil gubernur dan kadis pariwisata Sumatera utara.
” Bapak ibu, sekalian para peserta touring , kami mohon maaf dimana wakil gubernur tidak dapat hadir, dan diwakilkan pada ibu Kadis pariwisata.
Namun Ibu Kadis sekarang lagi menjabat Pjs.Bupati di kabupaten Nias Selatan” ujar Debie

Lebih lanjut Debie menjelaskan akan Geopark, dimana kawasan Danau Toba sudah di akui UNESCO ditanggal 7 juli 2020 dan nantinya UNESCO akan bekerja sama dalam mempromosikan kawasan Danau Toba.

Jhon Pieter Silalahi kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Toba mengatakan bahwa dengan adanya Touring ini dapat membantu pemerintah dalam mempromosikan Danau Toba, ” Terimakasih kepada bapak, ibu peserta Touring dimana para komunitas ini nantinya akan mempromosikan Danau Toba dan harapan kami nantinya selesai kegiatan ini dapat  membagikan foto foto ketika Touring,” ucap Kadis J.P Silalahi.

Jhon Pieter juga dalam arahan Touring, kita juga harus mempromosikan Protokol Kesehatan dengan CHSE (Cleaness, Healthy dan Enviroment Suistanible) yang sebelumnya telah ditetapkan Kementerian Pariwisata guna mematuhi protokol Kesehatan dalam berwisata dimasa adaptasi kebiasaan baru. (Dison.t/06).

Editor: A. Nurul Falah.

  • Bagikan
error: Bedah Nusantara