Diduga “Rampok” Dana BOS, Diknas Halsel Didemo

17

BNI.id, (Halsel – Maluku Utara) – Diduga selewengkan dana BOS Afirmasi dan Kinerja tahun anggaran 2020, Dinas Pendidikan kabupaten Halmahera Selatan didemo oleh aktivis peduli pendidikan Halmahera Selatan yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Anti Korupsi, Selasa (22/09/2020).

Salah satu orator massa aksi meminta kepada Kejaksaan, Kepolisian dan Inspektorat agar segera mengaudit dan memeriksa kadis pendidikan Halmahera Selatan, Nurlela Muhammad karena diduga menjadi aktor pemotongan dana BOS Afirmasi dan Kinerja.

“Saudari Nurlela Muhammad tidak memiliki kemampuan dalam mengelolah Pendidikan, mengakibatkan hancurnya pendidikan Halmahera Selatan, Nurlela Muhammad mengendalikan dinas pendidikan Halsel, orientasinya hanya bisnis proyek melalui dana BOS,” sebut Juslan orator yang lain.

Lanjut Juslan, Kami mendesak kepada pihak kepolisian agar segera memeriksa Kadis Pendidikan Halmahera Selatan, karena diduga telah terjadi korupsi secara berjamah di dinas Pendidikan Halmahera Selatan,” tegasnya.

Said Alkatiri, diduga telah terpotong dana BOS Afirmasi dan sudah ada di rekening sebesar Rp. 13.000.000. Penerima BOS Halmahera Selatan untuk tahun 2020 sebenyak 275 sekolah. Para kepsek harus bertanggunjawab moral terhadap pendidikan, karena para kepala sekolah telah berkompromi jahat dengan dinas Pendidikan Halmahera Selatan,” ucapnya.

“Kami tahu, seminggu yang lalu para kepala sekolah telah mengirim dana sebesar Rp. 1.000.000 kepada kadis pendidikan Halmahera Selatan Nurlela Muhammad, diduga dana itu dipakai untuk kepentingan politik, kami pastikan dalam beberapa minggu kedepan para kepsek, kadis pendidikan dan oknum lain yang berperan dalam pemotongan akan kami polisikan, dan kami kawal hingga ke KPK,” tegas Said.

“Diduga pemotongan dan penyalahgunaan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS Afirmasi) tahun anggaran 2019 Rp. 6.792.000.000 dan dana BOS Kinerja senilai Rp. 2.047.000.000. Untuk tahun anggaran 2020  dana BOS Afirmasi dan BOS kinerja Rp 16.500.000.000,” sebut para orator aksi.

Tuntutan masa aksi mendesak kepada kepala dinas pendidikan segera bertangung jawab atas pengelapan dan penyalagunaan agaran, mendesak kepada DPRD Halsel untuk membentuk pansus dalam rangkah menyelediki angaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS Afirmasi dan kinerja) tahun anggaran 2019 samapai tahun 2020. (Aldo/03)

Editor : Onetria