Walikota Manado, Kembali di Gugat Oleh Kuasa Hukum Robinzoon

237

BNI.id, (Manado – Sulut) -Walikota Manado Vicky Lumentut digugat karena Memecat Kepala Lingkungan di Mapanget Barat. Kamis (17/09/2020).

Lumentut juga digugat Karena tidak mengindahkan surat putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Makasar dengan nomor putusan 86/B/2015/PT.TUN MKS jo no. 01/G/2015/PTUN. Mdo.

Menurut Noorche Tumundo SH Kuasa hukum dari Robinzoon, Vicky Lumentut telah dinyatakan kalah dalam proses hukum dan terbukti menyalahi aturan telah melakukan pemberhentian Kepala Lingkungan (Pala) tidak sesuai dengan Perwako 54.

“Walikota tidak mengindahkan Putusan hukum yang ada. dengan demikian Saya selaku kuasa hukum, mengajukan gugatan kembali dengan jenis gugatan perbuatan melawan hukum, di Pengadilan Negeri Manado, kepada Walikota Manado Vicky Lumentut. Gugatan kami adalah, mengupayakan penggantian kerugian material dan imaterial. Dengan jumlah Rp. 5.430.000.000.” tandasnya.

Setelah di konfirmasi, apakah Walikota Manado pernah mengajak Pembicaraan damai, Tumundo mengatakan tidak pernah, Sampai sekarang tak ada, Makanya kami sudah melaporkan hal ini sampai ke Presiden”. sahutnya.

Perlu diketahui Robinzoon Tumundo yang merupakan Kepala Lingkungan Kelurahan Mapanget Barat adalah salah satu warga yang berusaha untuk kemenangan pasangan Calon walikota Manado 2010-2015, yaitu GS Vicky Lumentut dan Harley Mangindaan.

“Sayangnya pemberian itu tidak diingat Lumentut, sehingga Tumundo akhirnya diberhentikan dengan alasan yang tidak tepat.
Padahal saat GSVL mencalonkan diri sebagai Walikota lalu, pala ini yang pasang badan untuk kemenangan Lumentut”. ungkap kuasa hukum Tumundo dengan nada kesal.

Perbuatan GS Vicky Lumentut itu pun mendapat tanggapan miring di kalangan masyarakat yaitu Bireng Karoles, warga Tuminting mengatakan, sebagai pemimpin Lumentut harusnya tidak seenaknya terhadap kekuasaan. Sebab, kepala Lingkungan merupakan ujung tombak pemerintah ditingkat bawah.

Seharusnya sebagai Walikota pak Vicky tidak bisa seenaknya memberhentikan kepala Lingkungan semau dia, Karena Kepala Lingkungan sudah memberi diri kepada pemerintah.

“Saya mendengar ada sejumlah pala yang juga diberhentikan dari tugasnya secara sepihak karena terlibat Politik Praktis. Untung saja, tidak semua melakukan gugatan ke Pak Walikota. katanya. (Theresia/05).

Editor : A.R Tjereni