PT. Pelindo IV Terapkan Modernisasi Pola Angkutan Peti Kemas di Selayar

36

BNI.id, (Selayar – Sulsel) – PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV kerjasama pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar lakukan launching perdana dengan modernisasi pola angkutan Petikemas di Pelabuhan Benteng, Kabupaten Selayar secara resmi, Rabu (9/9/2020).

Hadir diantaranya Bupati, diwakili Sekda Kepulauan Selayar, Dr. Ir. H. Marjani Sultan, Muh. Basir dari PT. Pelindo IV, Anggota DPRD Sulsel, Ady Ansar, S Hut, MM Pub, IPM, Forum Kominikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Kepala OPD, BUMD, para pelaku usaha BUMN dan BUMD, Lurah dan Kepala Desa.

Direktur Utama PT. Pelindo IV, Prasetyadi mengatakan dalam launching perdana tersebut bahwa modernisasi Pelabuhan Benteng ini merupakan kelanjutan dari MoU yang pernah dilakukan perseroan dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar beberapa waktu lalu.

“Ini juga sebagai bukti bahwa Pelindo IV melalui anak usaha, SBU Intan Terminal Petikemas Indonesia Timur hadir untuk membantu akselerasi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Selayar,” Ungkapnya.

Dikatakan pula oleh General Manager SBU Intan Terminal Petikemas Indonesia Timur Jusuf Junus menyampaikan bahwa apa yang dilakukannya di Pelabuhan Benteng Selayar adalah bagian dari perbaikan metode tol laut yang telah dicanangkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Sebelumnya pada 30 Agustus lalu kami sudah melayani kegiatan bongkar muat sebanyak 2 unit reefer container dan 25 unit dry container yang diangkut oleh KM Semangat Mas,” ujarnya.

Launching ditandai dengan kegiatan bongkar muat sebanyak 20 kontainer dan muat kembali sebanyak 15 kontainer.

Kontainet berisi hasil perkebunan, komoditi kelapa dan serta kopra dan arang, serta 2 kontainer berisi hasil laut seperti ikan. Sebanyak 15 kontainer itu akan dibawa ke Surabaya dan 2 kontainer hasil laut akan dikirim ke Jakarta selanjutnya diekspor ke luar negeri.

“ target awal, ke depan kami berharap jumlah itu bisa meningkat jadi 200 kontainer per bulan,” ucapnya.

Lebih jauh, Menurut Jusuf kegiatan bongkar muat yang dilakukan pihaknya tersebut ditunjang dengan sejumlah peralatan yang memadai.

“Yaitu 1 unit forklift 28 ton, 2 unit forklift 5 ton, 1 unit tronton dan peralatan bongkar muat peti kemas,” terangnya.

Meski ini adalah kegiatan bongkar muat yang pertama, ke depan, juga bisa mengelola Pelabuhan Benteng secara keseluruhan, apakah melalui revitalisasi pelabuhan atau yang lainnya.

Potensi geografis Kabupaten Kepulauan Selayar membuat pihaknya tertarik untuk mengelola bongkar muat di Kepulauan Selayar, karena letaknya yang berada di poros maritim.

“itulah mengapa Pelindo IV tertarik hadir yaitu untuk mengkonstruksikan semua itu”, katanya.

Memang MoU antara perseroan dengan Bupati Selayar beberapa waktu lalu juga mencakup semua sektor, sehingga Pelindo IV hadir membantu Selayar. (Rizal/04).

Editor : Syam Hunter