Proyek Jalan Lintas Kec.Rundeng Diduga Bermasalah Kontrak Kerjaan Habis Limit

7

BNI.id, ( Subulussalam – Aceh ) – Pengerjaan jalan kecamatan Rundeng di duga bermasalah pemiliharaan berkala habis limit, dari bulan april tanggal 06/04/20. Rabu 09/09/2020.

Proyek jalan lintas kurang lebih 2 km di kecamatan Rundeng yang bersumber dari APBA Dana Otsus yang telah selesai dikerjan dari tanggal kontrak 6 april 2020 di duga bermasalah.

Berdasarkan dari Hasil Pantauan di lapangan pengerjaan proyek kurang lebih 2 km sama sekali tidak terlihat rambu-rambu lalu lintas pekerjaan yang dapat membahayakan para pengemudi kendaraan sepeda motor maupun roda empat saat melintas jalan tersebut.

Padahal, nilai kontrak pengerjaan kegiatan pemeliharaan jalan rundeng – Subulussalam mencapai 5.995.781.000 Miliar diduga perlengkapan pengerjaan jalan terkesan tidak sefety.

Ahmad Rambe selaku ketua Ormas Laskar anti korupsi kota Subulussalam, kepada awak media mengatakan, ” Telah melakukan konfirmasi Kepada Agam selaku pelaksana harian (pengawas) pekerjaan dan dia membenarkan dari pekerjaan tanggal kontraknya terhitung selama 90 Hari, dan di pertanya kan mengenai Konsultan Pengawas tidak ada tertera di papan proyek menurut”. ucapnya.

“Dan tanggal Kontrak proyek tersebut diduga Sudah habis limit, kalau hitung – hitung kini sudah memasuki bulan September sedang pekerjaan 90 hari harus sudah siap”. jelasnya Ahmad.

Ahmad menambahkan lagi, ” saya meminta kepada Dinas Pupr Provinsi Aceh, untuk menindaklanjuti pantauan pekerjaan dilapangan terkait pengerjaan proyek jalan lintas kecamatan Rundeng yang di duga tidak di awasi dengan konsultan pengawas sampai sekarang dan sampai sekarang masih belum selesai”. pungkasnya”. (Rambe/05)

Editor : A.R Tjereni