Otoritas Pelabuhan Gunungsitoli Terapkan Edukasi Positif di Masa Pandemi Covid-19

14

BNI.id, (Gungsitoli – Nias) – Mardi Loi, SE., MM Kepala Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Kelas IV Gunungsitoli, melaksanakan edukasi dalam pelayaran di masa Pandemi Covid19. Rabu (09/09/2020).

Mardi Loi, SE.MM, Kepala Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Kelas IV Gunungsitoli, sebagai penegak keselamatan pelayaran harus sesuai dengan regulasi yang ada, mulai dari kenyamanan pengunjung dalam menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif.

“Jadikan kondisi pandemi Covid-19 momen edukasi positif dalam menjalankan regulasi yang ada dalam membenahi penanganan berbagai persoalan yang muncul, sehingga Pelabuhan Kota Gunungsitoli menjadi barometer di Kepulauan Nias untuk saling menjaga keselamatan bersama”. ucapnya.

Mardi, juga menyinggung persoalan penanganan pedagang asongan disekitar wilayah pelabuhan Kota Gunungsitoli.

“Saat ini menjadi tanggungjawab bersama PT. Pelindo dan Kesyahbandaran untuk bisa tertib, kita akan lakukan secara bertahap dengan kearifan lokal yang disesuaikan secara regulasi yang ada”. ucapnya.

“Sebenarnya dengan tegas pedagang asongan tidak diperkenankan tetapi mengingat masyarakat kita yang cari hidup dapat terlayani”. tuturnya.

“Selama ini, banyak Anak Buah Kapal (ABK) dan Ekspedisi mengeluhkan terkait pedagang asongan untuk tidak berada di area Pelabuhan terutama pada pintu utama dekat kapal ,sehingga tidak meresahkan mereka dalam beraktifitas, apalagi anak-anak yang tidak mengetahui resiko yang akan muncul disaat pandemi covid-19”. ungkapnya.

Mardi menambahkan lagi, “Penyebar yang kian hari bertambah, sebelum desember 2020 kita sudah sarankan para pengusaha kapal untuk memberlakukan tiket online agar masyarakat kita terlayani dengan baik dan tidak ada yang merasa dirugikan”. tutupnya. (Fatiwanolo H/05)

Editor : A.R Tjereni