Usai Resmikan SPPBE, Walikota Gusit Akan Tetapkan HET Elpiji 3 Kg

56

BNI. Id, ( Gunung Sitoli – Sumut ) – Usai Peresmian SPPBE, Walikota Gunungsitoli (Gusit) akan melakukan penyesuaian harga dengan menetapkan, Harga Eceran Tertinggi (HET) yang bisa dijangkau oleh Masyarakat dalam situasi Pandemi Covid-19 dan Sejak berdirinya Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bahan Bakar Elpiji (SPPBE) Gunungsitoli, Sumut. Rabu, (9/9/2020).

Lakhomizaro Zebua usai peresmian SPPBE Gunungsitoli mengatakan,” dengan berdirinya SPPBE di Gunungsitoli otomatis membuat harga Elpiji lebih murah dibanding dengan yang sebelumnya dan akan segera digodok harga yang akan diberlakukan,” ujarnya.

Sementara ditempat yang bersamaan, General Manager Marketing Operatioan Region I Pertamina, Gema Iriandus Pahalawan mengatakan, “pendirian SPPBE mendorong Peningkatan Perekonomian Daerah Kota Gunungsitoli sehingga memberikan kesejahteraan oleh masyarakat sekitar,” ujar Gema.

Lanjut Gema, menurutnya Distribusi Elpiji 3 kg di Pulau Nias selama ini membutuhkan biaya angkut sangat tinggi sehingga harga Elpiji naik, akan tetapi dengan berdirinya SPPBE masyarakat sengang karna sudah pasti ada penurunan harga dari yang sebelumnya yang dimana saat ini Pangkalan menjual Rp.25.000 sampai Rp. 28.000 per tabung dan nantinya Rp. 8.000 Sampai Rp. 11.000 per tabung,” Ungkapnya.(fatiwanolo Harefa/06).

Editor : A. Nurul Falah.