Nota Penjelasan Bupati Sampang di Rapat Paripurna bersama DPRD Tahun 2020

24

BNI.id, (Sampang Madura-Jatim) –
Bupati Sampang Sampaikan nota penjelasan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang Madura. Jumat 04/09/2020.

Rapat paripurna DPRD Kabupaten Sampang guna memenuhi amanat peraturan perundang undangan dan secara substantif sesuai kebutuhan hukum daerah di Graha Paripurna DPRD Kabupaten Sampang.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sampang Moh Fadol, dalam acara Penyampaian tanggapan, Bupati atas Ranperda Insiatif DPRD dan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap (Ranperda) Rancangan Peraturan Daerah usulan eksekutif.

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan oleh inisiatif DPRD dan eksekutif masing-masing telah ditanggapi oleh Bupati Sampang H Slamet Junaidi dan perwakilan Fraksi DPRD Kabupaten Sampang

Bupati Sampang berkesempatan memberikan tanggapan melalui sambutan rapat tersebut untuk 4 Ranperda Insiatif DPRD yakni Ranperda tentang perubahan atas perda nomor 8 tahun 2013, Tentang penyelenggaraan perijinan, ranperda tentang perlindungan dan pemberdayaan petani.

“Refocusing akibat dampak Pandemi Global yang terjadi secara Nasional Salah satu yang menjadi sasaran Refocusing Anggaran, ” ungkapnya.

Ia juga mengharapkan dengan adanya Rancangan Peraturan Daerah tersebut, akan menjadi sebuah solusi terhadap segala upaya untuk membantu Petani menghadapi permasalahan kesulitan seperti halnya memperoleh prasarana dan sarana produksi, ketersediaan lahan, kepastian usaha, resiko harga, kegagalan panen, praktek ekonomi biaya tinggi dan perubahan iklim.

“Sehingga nantinya Pemerintah Kabupaten Sampang dapat memberdayakan Petani, meningkatkan kemampuan petani untuk melaksanakan usaha tani yang lebih baik lagi melalui pendidikan dan pelatihan, penyuluhan dan pendampingan, pengembangan sistem dan sarana pemasaran hasil pertanian, konsolidasi dan jaminan luasan lahan pertanian, akses ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi, serta penguatan kelembagaan petani”. Jelasnya.

H.Selamet Junaidi juga menghimbau agar pembahasan rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 serta dua Raperda inisiatif tersebut dapat dilakukan seefektif mungkin, dengan harapan (Ranperda) Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020,

“Rancangan Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani serta Rancangan Peraturan Daerah tentang Sumber Daya Air dapat ditetapkan sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga pelaksanaan program dan kegiatan dapat segera dilaksanakan dan memberikan manfaat yang optimal kepada masyarakat Kabupaten Sampang”. tambanya.

Sementara Fadol (Ketua DPRD Kabupaten Sampang ) saat dikonfirmasi sama awak media memaparkan, Badan Musyawarah (Banmus) sudah membahas agenda DPRD.

“Berdasarkan mekanisme dan tata tertib, maka rapat paripurna digelar untuk menindaklanjuti surat bupati kepada DPRD”. paparnya.

rapat tersebut merupakan hasil tindak lanjut dari surat bupati kepada DPRD, bahwa Badan Musyawarah DPRD Sampang telah mengadakan rapat guna membahas surat dari bupati tentang rancangan perubahan peraturan APBD 2020.

“Penggunaan APBD tahun 2020 sudah sesuai dengan rencana dan kebutuhan. Perubahan penggunaan anggaran yang dilakukan, juga sudah melalui tahapan pengkajian dan pembahasan bersama. Khususnya, perubahan anggaran untuk program percepatan penanggulangan Covid-19. ucapnya.

Adapun yang Hadir secara langsung dalam acara rapat paripurna antara lain, Bupati sampang H.slamet Junaidi wakil bupati Sampang H.Abdullah Hidayat, Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz , Dandim 0828 Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum, Jajaran unsur pimpinan antara lain Ketua DPRD Kabupaten Sampang Fadol, Wakil Ketua I Amin Arif Tirtana, Wakil Ketua II Rudi Kurniawan, Wakil Ketua III Fauzan Adima, dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sampang juga turut hadir. (@to’ep/05).

Editor : A.R Tjereni