Bupati Halut Lantik Penjabat Sekda Halut Yang Baru

24

BNI.id, (Halut – Maluku Utara) – Bupati Halmahera Utara , Ir.Frans Manery mengambil sumpah dan melantik, Yudihard Noya sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Halut yang baru. Jumat (04/09/2020).

Pada acara Pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah dan Pengukuhan Pejabat Struktural Eselon III Dan IV Di lingkungan Pemkab Halut bertempat di Lobi lantai dua Kantor Bupati Halut.

Acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Penjabat Sekda dihadiri para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.

Yudihart Noya dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara sesuai dengan Surat Persetujuan Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara Surat keputusan Bupati Halmahera Utara No 821.2/01/BKDPDSA/KEP/PD/2020 , Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor : 800/JPTP/162/IX/2020 tanggal 3 september 2020 tentang persetujuan pengangkatan penjabat Sekretaris Daerah.

Diangkatnya Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara hari ini, tidak lain karena adanya kekosongan jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Halut sejak 20 Agustus 2020.

Bupati Halmahera Utara dalam arahannya mengatakan , Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekda , dirinya menegaskan bahwa Bupati/Walikota mengangkat Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota untuk melaksanakan tugas Sekretaris Daerah setelah mendapat persetujuan Gubernurdengan masa jabatan Penjabat Sekretaris paling lama 3 (tiga) bulan dalam hal terjadi kekosongan Sekretaris Daerah.

” Saya berharap Penjabat Sekretaris Daerah dapat melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab. Selain itu juga , Penjabat Sekda harus dapat memastikan program-program prioritas Pemda berjalan sesuai dengan perencanaan,”harap bupati .

Bupati juga mengingatkan , bahwa saat ini kita sudah memasuki tahapan-tahapan pelaksanaan Pemilukada, Karena itu netralitas perlu di tingkatkan dan di jaga seorang Aparatur Sipil Negara tidak boleh berpihak dalam bentuk apapun dan kepada siapapun dalam konteks kepentingan Pemilukada yang dapat membawa kita dalam masalah “tandasnya.

Oleh karena itu, Bupati Halut meminta kepada Penjabat Sekda dan seluruh Pimpinan Perangkat Daerah untuk melakukan pengawasan kepada ASN di Perangkat Daerah/Unit Kerja masing-masing agar tetap menjaga netralitas dan tidak terjebak dalam politik praktis. (Hms/05)

Editor : A.R Tjereni