Kapolres Takalar Gelar Tatap Muka dengan Tokoh Masyarakat dan Komunitas Taxi

12

BNI.id, (Takalar – Sulsel)  – Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto, S.I.K., M.H., didampingi Wakpolres Takalar, Kompol H.Nasaruddin, S.H., M.M. menggelar tatap muka dengan tokoh masyarakat (Tomas) dan komunitas taxi gabah Maradekaya, di Lingkungan Bilacaddi, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Senin (31/08/2020).

Kedatangan Kapolres Takalar dan Wakapolres di Maradekaya disambut Lurah Maradekaya, Syamsuddin Habib dan Natsir Daeng Jama selaku tokoh masyarakat Maradekaya. Acara tatap muka yang berlangsung sekira 90 menit ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan.

“Selamat datang Bapak Kapolres dan Wakapolres Takalar di Kelurahan Maradekaya. Maradekaya itu, artinya merdeka. Dan Bapak Kapolres perlu ketahui bahwa kampung Maradekaya ini merupakan tanah kelahiran pahlawan Nasional Ranggong Daeng Romo,” kata Natsir Daeng Jama.

Kapolres Takalar, AKBP Beny Murjayanto dalam sambutannya mengucapkan, terima kasih karena telah diundang hadir di tengah-tengah warga Maradekaya. Ia pun berpesan kepada warga khususnya di Kelurahan Maradekaya untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Mari kita menjaga kampung Maradekaya ini tetap kondusif dan aman dari gangguan Kamtibmas, dan mari kita tetap menjalankan protokol kesehatan karena ini masih suasana corona,” imbaunya.

Sementara itu, Wakapolres Takalar, Kompol Nasaruddin meminta warga Maradekaya bersama-sama dengan Polisi untuk tetap menjaga Kamtibmas. “Keamanan bukan saja menjadi tanggungjawab kami sebagai aparat Kepolisian, tetapi ini merupakan bagian tugas kita bersama-sama untuk menjaganya,” tandasnya.

Nasaruddin berharap, agar setiap persoalan apapun di tingkat desa maupun di kelurahan agar tidak langsung melapor ke kantor Polisi, tetapi sebisa mungkin untuk diselesaikan di kantor desa atau kantor kelurahan setempat.

“Kalau ada masalah di kelurahan atau di desa, itulah tugasnya Bimmas, Babinsa, Kepala Desa, dan Lurah untuk menyelesaikan persoalan itu, kecuali tidak bisa diselesaikan barulah melapor ke kantor Polisi,” pungkasnya.(Hms/01).

Editor: Hunter