506 Orang di Halmahera Utara Terpapar Covid-19

16

BNI.id, (Halut-Maluku Utara) – Deky Tawaris, MM juru bicara Satgas Covid-19 Halut, kembali menyampaikan informasi perkembangan penyebaran covid-19 di Halut.Seperti yang dilansir dari akun resmi Facebook (FB) Humas Pemda Halut, Senin (31/8/2020).

Penyebaran wabah virus Covid-19 di Halmahera Utara terus mengalami peningkatan, dan tidak menutup kemungkinan juga ada transmisi local karna rata-rata pasien yang terkonfirmasi mempunyai riwayat bukan dari daerah zona merah, tetapi adanya interaksi dengan orang-orang yang berada disekitar yang sudah terkonfirmasi positif covid-19.

Dengan hal itu, maka pasti bertambah pula Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tidak kita ketahui, yang mungkin saja kita sudah berinteraksi dengan mereka karna tidak bergejala.

Untuk itu diharapkan agar masyarakat selalu patuh menjalankan protocol kesehatan agar dapat memperkecil penyebaran virus corona.

Berikut sebaran orang yang terkonfirmasi covid-19 secara komulatif di beberapa Kecamatan, (update 27/08/2020)
1. Kecamatan Tobelo 42 orang;
2. Kecamatan Tobelo Tengah 25 orang;
3. Kecamatan Tobelo Utara 3 orang;
4. Kecamatan Tobelo Timur 2 orang;
5. Kecamatan Tobelo Selatan 9 orang;
6. Kecamatan Galela 1 orang;
7. Kecamatan Galela Barat 2 orang;
8. Kecamatan Galela Utara 2 orang;
9. Kecamatan Kao 1 orang;
10. Kecamatan Kao Barat 2 orang;
11. Kecamatan Kao Teluk 1 orang;
12. Kecamatan Malifut 5 orang;
13. Klaster PT. NHM Gosowong 411 orang.

Dari penyebaran covid-19 per kecamatan dapat kategorikan dalam setiap klaster sebagai berikut :
1. Masyarakat Umum 66 orang
2. Tenaga Kesehatan 25 orang
3. Aparatur Sipil Negara (ASN) 4 orang
4. PT. NHM Gosowong 411 orang.

Dari data diatas, jumlah secara komulatif orang yang sudah terpapar virus corona di wilayah Kabupaten Halmahera Utara sebanyak 506 orang yang ter-update 27 agustus 2020.

Deky juga menambahkan bahwa, dengan terus bertambahnya orang yang terinfeksi covid-19 diharapkan ada kesadaran dari masyarakat untuk tidak menganggap enteng dengan virus tersebut, dan apabila dari masyarakat sendiri kalau tidak ada kesadaran dalam menjaga diri sendiri maka virus ini akan terus menyebar dan menginfeksi setiap orang.

Keadaan bisa saja terlihat normal akan tetapi virus corona masih tetap ada, untuk dibutuhkan kesadaran dari masyarakat agar selalu mematuhi protocol kesehatan, ikuti anjuran pemerintah dalam mempercepat pemutusan mata rantai penularan, kalau bukan diri kita sendiri yang bertindak siapa lagi. tutup Deky, Jubir Satgas Covid-19 Halmahera Utara.

Dari situasi tersebut, Pemerintah Daerah dalam hal ini Satgas Covid-19 Halmahera Utara, perlu adanya suatu tindakan kontrol atau pengawas yang objektif kepada masyarakat untuk mematuhi segala bentuk himbauan yang berdasarkan pada protokol kesehatan. (Arman/05).

Editor : A.R Tjereni