PHM DPC Bontang Deklarasi, Dukung Adi Darma dan Basri Rase di Pilwako 2020

16

BNI.id ( Bontang Kaltim ) – New Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) DPC Bontang deklarasikan diri untuk mendukung pasangan Adi Darma dan Basri Rase di Pilwako 2020, pada Sabtu malam 29/08. Minggu (30/08/2020).

PHM DPC Bontang nyatakan dukungan terhadap pasangan calon Adi Darma dan Basri Rase yang akrab dikenal dengan sebutan ADIBAS, dalam maju sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Bontang untuk periode 2020-2024.

Deklarasi yang dilaksanakan di komplek Halal Square, Jl. Jend. Ahmad Yani, Bontang Utara, Bontang, Ini dihadiri sekitar 150-an anggota DPC PHM ditingkat kecamatan dan kelurahan, Srikandi PHM, suporter club sepakbola Macz Man, dan Ormas Kobra Beradab Bontang, pada Sabtu (29/8/20) malam lalu.

Dengan tetap menggunakan masker sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan pemerintah, agenda deklarasi tersebut terpantau meriah dan diramaikan dengan panggung pentas dangdut yang sangat melekat dengan karakter masyarakat di Indonesia ini.

Ditemui usai deklarasi, Ketua DPC PHM Bontang, Nurbaya menegaskan dirinya untuk mendukung pasangan ADIBAS dengan tujuan menginginkan perubahan dikota Bontang.

“Tentu kita inginkan perubahan, itu yang paling pertama,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa saat ini kontraktor lokal tidak diberdayakan dengan sebagaimana mestinya dalam kepemimpinan Walikota yang saat ini menjabat.

Kemudian, Nurbaya yang juga sebagai pelaku UMKM menilai saat ini perekonomian di Kota Taman ini sangat lesu, terbukti dengan kondisi terkini pelaku UMKM yang omset penjualannya menurun.

“Hampir seluruh bidang ekonomi ini lumpuh,” ucapnya.

“Lumpuhlah, kalau lesu kita masih bisa berjalan lah, kalau sekarang ini kita bisa lihat nilai sendiri nasib pelaku UMKM. Jadi sejak pergantian Walikota memang saya mersakan udaranya sudah berubah,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan perbedaan mendasar yang diamatinya adalah dari kebijakan yang dikeluarkan. Menurutnya sosok Adi Dharma merupakan seorang birokrat murni yang paham benar konsekuensi dari setiap kebijakan yang dikeluarkan, tanpa ada unsur politik transaksi didalamnya.

“Berbeda kalau seorang politik, karena kalau seorang politik itu kebijakannya sarat akan kepentingan. Jadi kebijakannya asal nabrak,” terangnya.

Persoalan narasi politik Dinasti yang santer terdengar di publik kota Bontang, Nurbaya menegaskan perihal tersebut juga merupakan alasan yang mengapa harus memenangkan pasangan Adibas.

Menurutnya, ketika kolega yang menjadi eksekutif dan legislatif dalam satu daerah yang sama. Maka peran kontrol kebijakannya akan berkurang, dan bahkan tidak ada. Karena semua berangkat dari kedekatan secara ikatan keluarga.

“Sekarang begini, ada kebijakan seorang ibu Ketika pengawasnya dari seorang anak tidak mungkin seorang anak akan membatalkan kebijakan itu. Karena jika dia membatalkan, maka dia akan kualat dengan ibunya,” tegasnya.

Ditemui ditempat yang sama, Adi Darma Bakal Calon Walikota Bontang mengucapkan terima kasih atas dukungan DPC PHM Bontang yang dideklarasikan malam ini.

Darma juga mewakili Basri Rase yang berhalangan hadir malam itu, menyampaikan apresiasi atas semangat dan loyalitas New PHM yang Beradab.

Darma menilai bahwa organisasi masyarakat (Ormas) New PHM DPC Bontang merupakan organisasi yang peka terhadap situsasi sosial disekitarnya.

“Alhamdulillah New PHM ini mendukung Adibas, kami sangat apresiasi sekali dan sangat berterimakasih,” ucap Adi Dharma.

Kemudian mantan Walikota periode 2011-2016 ini, mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok seorang Nurbaya. Karena merupakan pendukung loyalnya yang sampai hari ini bertahan dari awal saya berkarir dipolitik, dan saat ini mendukungnya untuk maju sebagai Calon Walikota Bontang.

“Sekarang ini, Alhamdulillah. Sudah ketiga kalinya beliau berikan dukungan ke kami, dan saya sangat apresiasi itu,” katanya.

“Saya tidak perlu ragukan lagi loyalitas mereka,” lanjutnya.

Mengusung tagline Hebat dan beradab dalam kontestasi Pilkada serentak tahun 2020 ini, ia berharap juga agar DPC PHM Bontang dapat menjadi organisasi yang memiliki kader yang hebat dan memiliki sikap dan tindakan yang beradab dalam setiap menjalankan roda organisasinya.

“Tagline kita hebat dan beradab, tentu hebat pemerintahannya, hebat masyarakatnya, hebat organisasinya, Jadi hebat semuanya. Dan beradab ini kita artikan sebagai etika dalam kehidupan, santun. Kemudian dalam pergaulan juga kita tidak boleh sombong dan lain lain. Juga bisa diartikan Beradab itu sebagai Bersama Adi Dan Basri,” terangnya. (Vivid/05)

Editor : A.R Tjereni