Demokrat Halsel Akan Polisikan Akun Facebook Adi Ngelo, Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

1111

BNI.id, (Halsel – Maluku Utara) – Perhelatan pemilihan kepala daerah serentak di kabupaten Halmahera Selatan selalu menyajikan serunya kompetisi, 7 hari kedepan batas akhir pendaftaran para peserta calon kepala daerah. Publik Halsel masih disuguhkan dengan rivalitas Bahrain Kasuba dan Usman Sidik dalam perburuan partai politik. Minggu (30/08/2020).

Ditengah tidak menentunya kabar penambahan alokasi kursi untuk petahana Bahrain Kasuba, publik Halsel dihebohkan dengan beredarnya informasi mahar untuk partai Demokrat sebanyak 13 milyar. Adi Ngelo akun faceebook yang mengeluarkan pernyataan tersebut, saat berkomunikasi dengan Yuyun menggunakan aplikasi masangger, meski akun atas nama Adi Egelo telah mengklarifikasi bahwa akunya di haks, oleh pengurus partai Demokrat Halsel belum menerimanya.

M. Qudri, politisi muda partai Demokrat Halsel tidak menerima pernyataan akun atas nama Adi Ngelo tersebut, menurutnya nama pendiri partai Demokrat sekaligus Presiden Indonesia dua periode dilecehkan dalam pernyataan tersebut,” ucapnya.

“Kami menghargai proses yang dilakukan saat ini, sebagai kader dan pengurus partai kami siap patuh dan tunduk terhadap keputusan DPP Partai Demokrat, harus ada etika dalam berkomunikasi politik, SBY adalah pendiri partai Demokrat yang kami sanjung dan hormati. Pernyataan akun Adi Ngelo adalah bentuk pelanggran dan penghinaan terhadap partai Demokrat dan juga pendiri kami,” Pungkas M. Qudri.

Lanjut Qudri, sementara dalam pengkajian dan meminta petunjuk DPD Partai Demokrat Maluku Utara, dalam waktu dekat akun Adi Ngelo akan dilaporkan ke polisi guna mencari tahu kebenarannya, apa benar itu pernyataan resmi Adi Ngelo atau bukan,” tutupnya. (Isto/03)

Editor : Onetria