Pasar Sarimangun dan Margalela Kab. Sampang Sepi Pembeli

16

BNI.id, (Sampang Madura – Jatim) – Disperindak Kabupaten Sampang
Pasar Sarimangun dan Margalela, perlu di kaji ulang, karena sejak diresmikan sampai kini para pengunjung dan pembeli masih terlihat Sepi para Pembeli. Selasa (25/08/2020).

Plt Kepala Dinas perindag Kabupaten Sampang Abd.Hannan kepada awak media menjelaskan, bahwa untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dan pengembangan ekonomi masyarakat khususnya di kab. sampang banyak cara yang di lakukan oleh pemerintah.

“Banyak cara pemerintah dalam menjalankan sektor perekonomian dan meningkatkan pendapat masyarakat di Kabupaten Sampang, agar pendapatan asli daerah maupun pendapatan perekonomian masyarakat terutama para pedagang pasar lebih meningkat lagi. “cetusnya.

Abd. Hannan juga menyampaikan, bahwa dalam meningkatkan ekonomian masyarakat terutama para pedagang pasar perlu adanya pengkajian ulang untuk pengembangan pasar itu sendiri.

“Untuk mengupayakan pendapatan para pedagang yang berada di Sampang, seperti Pasar Srimangun dan Margalela, ada satu yang sampai saat ini masih belum berfungsi dengan maksimal, dikarenakan para pedagang masih enggan menempati lapak maupun kiosnya karena sepi pembeli”, ucapnya.

“Maka dari itu pemerintah sampai saat ini sedang berupaya untuk mengambil langkah dengan kajian bersama Bapelitbangda Sampang dan (ITS) Institute Tehnologi Surabaya untuk yang terbaik pasar Margalele 1 (satu), “jelasnya.

Abd Hannan juga menambahkan,
Pasar Srimangun yang berada di jantung kota Sampang sudah tidak layak lagi digunakan, di karenakan mengganggu lalu lintas dan sering terjadi kemacetan.

“pasar Srimangun itu sendiri sudah overlod dan juga mengganggu lalu lintas karena berada di pusat kota, sehingga para pedagang sebagian harus di pindah ke pasar Margalela satu yang berada di jalan Syamsul Arifin, karena berada di luar jantung kota, ini yang harus di kembangkan untuk pasar induk untuk para pedagang basah dan kering”, terangnya.

Hannan menambahkan lagi dan mengatakan bahwa, “bupati juga telah meminta kami supaya secepatnya agar pasar Margalela satu itu berfungsi sebagai mana seperti pasar lainya, karena anggaran yang di ajukan oleh Bupati untuk bisa melobi agar anggaran dari pusat bisa turun sagat luar biasa, untuk pembagunan pasar tersebut, maka dari itu, pasar harus berfungsi agar bisa mengembangkan perekonomian masyarakat yang lebih baik,” tutupnya. (@to’ep/05).

Editor : A.Tjereni