Hendra Mart Lakukan Ekspansi Bisnis dengan Konsep Modern

49

Bni.id, (Bontang – Kaltim ) – Kini Hendra Mart melakukan ekspansi bisnis dan membuka cabang ketiga toko berkonsep modern, di jalan Imam Bonjol, Minggu (16/8/2020).

Tampak hadir dalam acara tersebut Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, Sofyan Hasdam, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kota Bontang, Asdar Ibrahim, Ketua BPC HIPMI Bontang, Amriadi, Ketua Kota LIRA Bontang, Eko Yulianto dan tamu undangan lain.

Launching cabang ketiga di jalan Imam Bonjol, menurutnya dapat terwujud karena adanya dukungan dari banyak pihak. Terutama orangtuanya.

“Berkat orangtua saya, beliau yang mengandung, melahirkan saya, yang membesarkan saya, dan selalu berdoa untuk anaknya. Sehingga Hendra Mart bisa hadir di sini,” ucap Hendra Eka putra selaku owner usaha ritel ini kepada Bedah Nusantara Indonesia (BNI).

Ia lantas mengisahkan perjalanannya dalam merintis usaha ritel ini. Perjalanan untuk sampai pada pencapaian saat ini melewati banyak hal. Diakuinya, hal tersebut tidak mudah.

“Saya memulai semua dari bawah. Dulu saya karyawan, kemudian saya kanvas keliling,” tuturnya.

Lanjut dia, ditengah masifnya gempuran usaha waralaba, dirinya tetap ingin beroperasi dalam skala yang besar. Karenanya ia mengharapkan dukungan dari pemerintah kota terutama terkait perizinan.

Pun demikian, pihaknya secara kooperatif akan mengikuti segala peraturan terkait masalah aturan tentang perizinan.

“Hendra Mart akan bersikap kooperatif patuh terhadap peraturan yang ada. Kami akan ikuti semuanya,” katanya.

Sementara Neni menyambut positif adanya launching cabang ketiga dari perusahaan ritel yang memiliki jargon “Mbahnya Murah”.

“Diprediksi dengan kejadian pandemi Covid-19 ini banyak usaha UKM yang kolaps. Karena itu saya menyambut baik upaya yang dilakukan oleh ananda Hendra ini,”ujarnya.

Ia juga menyebut hal ini akan menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi DKUKMP terhadap pelaku UKM khususnya yang ada di Bontang.

“Ini jadi PR bagi DKUKMP agar dapat memberikan stimulan bagi pelaku UKM dalam masa pandemi ini. Segera didata dan dimasukkan dalam daftar penerima stimulan bagi pelaku usaha UKM terdampak Covid-19,” terang orang nomor satu di kota yang berjuluk Kota Taman.

Neni menekankan jika pemulihan ekonomi bagi pelaku UKM menjadi prioritas dalam pembangunan di kota yang dipimpinnya.

“Insya Allah, pemulihan ekonomi menjadi salah satu prioritas bagi pemerintah kota Bontang ditengah pandemi,” tegasnya.(Vivid/01).

Editor: Hunter