“Tragis”, Kakak Beradik Tewas di Aniaya Hingga Leher Nyaris Putus

437

BNI.id, (Kolaka – Sultra) – Sungguh tragis peristiwa berdarah ini, kakak beradik tewas dianiaya hanya persoalan sepele hingga leher nyaris terpisahkan dari tubuhnya, tepatnya di Desa Laduhai Kecamatan Iwoimenda Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara Tewas. Rabu, (22/07/2020).

Pasalnya begini, diduga pelaku penganiayaan sebut saja Nasir Alias Dg Tantu (55) lokasi tanah yang telah dipagar  dan selalu di buka oleh kedua korban, sehingga pelaku merasa jengkel dan naik pitam.

Kedua korban diketahui bernama Haking dan Sidung adalah kakak beradik yang menjadi korban penganiayaan hingga tewas.

Humas Polres Kolaka, Bripka Riswandi mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi sewaktu terduga pelaku keluar dari rumah dengan tujuan kemasjid yang berada di Desa Ladahai dengan membawa senjata tajam (Sajam), jenis badik dan tiba-tiba melihat korban Sidung, dari situlah terjadi cek cok hingga berujung maut.

Korban SIdung mengalami luka tikaman sebanyak 3 kali mengenai dada hingga menghembuskan nafas terakhir di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tak berselang lama saudara kandung korban Sidung yang bernama Haking datang menghampiri pelaku sembari membawa sebilah parang dan melakukan perlawanan dengan memarangi pelaku pada bagian pundak sebelah kanan namun tidak mempan, dan ahirnya parang milik korban terjatuh.

Dari pertikain itu akhirnya Pelaku mengambil parang korban kemudian langsung melakukan penganiayaan terhadap Haking, Hingga leher korban nyaris putus.kini tersangka dalam pengamanan Polres Kolaka, guna penyidikan lebih lanjut, ” jelas Humas Polres Kolaka Bripka Riswandi melalui siaran persnya.(Suardi/Wayan/01).

Editor: Hunter