Kapolsek Maesa Bitung Belum Proses Kasus Anak Gagahi Ibu Kandung

43

BNI. Id, ( Bitung – Sulut ) – Kapolsek Maesa, Elia Maramis mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa menahan atau memproses kasus ibu dan anak yang kedapatan berhubungan intim layaknya suami istri, Rabu, (22/7/2020).

Menurut Kapolsek Maesa yang terjadi diwilayah hukumnya ini bisa di sangkakan KUHP pasal 284 tentang perzinahan, dimana dalam pasal tersebut disebutkan jika unsur perzinahan, ” Perzinahan adalah melakukan hubungan kelamin seperti suami istri yang bukan pasangan resmi, dalam hal ini bisa suami atau istri yang melakukan, ” ucap Kapolsek.

Lanjut, dalam Pasal 284, Perzinahan itu adalah Delik Aduan dimana harus ada korban yang melaporkan dan ketika tidak ada laporan maka kasus tersebut tidak bisa dilanjutkan, hingga saat ini suami dari pelaku belum menyatakan keberatan, ” ucapnya.

Dilain sisi Kapolsek sudah ada upaya komunikasi melalui via telfon genggam dengan suami dari pelaku yang saat ini lagi melaut dan sang suami akan balik kekampung halaman pada bulan Desember mendatang.

” saat ini sudah ada kesepakatan antara semua pihak, dimana ibu dan anak tidak bisa tinggal di daerah tersebut “.

Sekedar di informasikan seorang perempuan inisial RT (51) warga Kompleks Nabati, Kecamatan Maesa telah kedapatan berhubungan intim dengan anak kandung sendiri inisial TP (36), berdasarkan penuturan saksi anak bungsu pelaku dan akhirnya pelaku mengakui sudah melakukan hubungan intim sebanyak tiga (3) kali dan kasus ini terbongkar saat Tiem Tarsius Polres Bitung saat melakukan Razia Rutin, minggu 19/7/2020, setelah mendapat laporan dari warga masyarakat Kompleks Nabati, ” tutupnya. (Syarief/06).

Editor : A. Nurul Falah.