Tim GTPP Covid – 19, Selayar Sasar Pasar Dalam Kota Benteng Lakukan Rapid Test Gratis

12

 

BNI.id, (Selayar – Sulsel) – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid – 19, Kabupaten Kepulauan Selayar, terus melakukan Rapid Test massal di dua pasar dalam kota Benteng, kemarin, Sabtu (18/7/2020).

Rapid Test massal dihadiri juru bicara Tim GTPP, dr. H. Husaini yang juga Kadis Kesehatan dan Kepala UPTD Puskesmas Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan, dr. Frengky Wijaya, juga hadir Kanit Trantib Sat Pol PP Andi Eka Putera Rindam.

Disela sela pelaksanaan Rapid Test massal, dr Frengky Wijaya, terus menyemangati masyarakat untuk tidak panik terhadap wabah Covid – 19, terkhusus untuk mereka yang sudah menjalani pemeriksaan rapid test.

Justru disaat panik imunitas tubuh bisa menurun, sehingga mudah terjangkit wabah virus corona.

Menurut dr. Frengky Wijaya, reaktif dari hasil rapid test belum tentu positif corona virus disease. Masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi.

“Tentunya edukasi-edukasi yang perlu kita terapkan kepada masyarakat, supaya mereka paham, agar mereka tidak memiliki ekspektasi atau pemahaman tersendiri, yang kadang-kadang membuat dirinya menjadi stres,” ujarnya usai melakukan rapid test massal terhadap para pedagang di Pasar Sentral Bonea dan pasar TPI.

dr. Frengky mengungkapkan bahwa orang yang terkonfirmasi positif covid-19 ada dua kategori, yaitu ada yang bergejala dan ada yang tanpa gejala.

“Kalau terkonfirmasi positif tanpa gejala, itu dalam rentang waktu 10 hari sudah sembuh. Dari survei yang ada, penderita covid-19 itu 40 persen tanpa gejala, 40 persen lagi bergejala ringan, 15 persen gejala berat dan lima persen kritis,” ungkap dr. Frengky.

Ia mengungkapkan rapid test itu adalah bukan alat diagnostik pasti, tetapi merupakan alat test saring kasar yang bisa dilakukan di lapangan.

“Bila mana kita dapatkan reaktif, tetap kita akan konfirmasi dengan Swab untuk membuktikan apakah ini covid-19 atau bukan. Jadi jangan kita menganggap orang yang reaktif dari rapid test itu positif corona. Yang penting semua masyarakat mau menerapkan protokol kesehatan dengan baik, kita bisa terhindar dari covid-19,” tutup dr. Frengky Wijaya. (Rizal/04)

Editor ; Syam Hunter.