Investor Lirik Pulau Lantigiang Untuk Berinvestasi Dalam Kawasan TN Takabonerate

23

 

BNI.id, (Selayar – Sulsel) – Pulau Lantigiang dalam Kawasan Taman Nasional (TN) Takabonerate, di Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, menjadi bidikan salah seorang Investor asal Selayar untuk berinvestasi.

Dalam kawasan TN. Takabonerate terdapat beberapa ruang usaha dan ruang publik. Berdasarkan Peta Revisi Zona Pengelolaan TN. Takabonerate Kabupaten Kepulauan Selayar, diantaranya, Zona Inti, Zona Khusus, Zona pemanfaatan, Zona Perlindungan Bahari, Zona Rehabilitasi serta Zona Religi, Budaya dan Sejarah, juga ada Zona Tradisional.

Hal ini disampaikan oleh Zaenuddin. P, SH, selaku perpanjangan tangan dari Direktris, PT. Selayar Mandiri Utama (SMU), di Jalan Emy Saelan, Benteng, Senin (13/7/2020).

Disampaikannya bahwa untuk berinvestasi di Pulau Lantigiang yang mengacu pada Peta Revisi TN. Takabonerate, berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Dayaalam dan Ekosistim (KSDAE), Nomor, SK.23/KSDAE/SET/KSA.O/1/2019, Tanggal 23 Januari 2019.

Olehnya itu Direktris PT. SMU, melakukan Permohonan Izin Usaha Pariwisata Jasa Wisata Alam (IUPJWA) dan izin Usaha Penyedia Jasa Usaha Wisata Alam (IUPJWA) didalam Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate, selaku Tim tehnis.

Dijelaskan bahwa sesuai peta zonasi dari Balai dalam kawasan tersebut terdapat ruang usaha dan ruang publik, untuk menghindari munculnya masalah perizinan lokasi.

Dia menyampaikan bahwa, permohonan izin kami ajukan ke Balai TN. Takabonerate, sejak 17 Juni 2020 lalu, untuk mendapatkan izin dan hingga saat ini belum ada jawaban.

“Didalam kawasan TN. Takabonerate, meskipun sebagai zona inti, berdasarkan peta Zonasi pengelolaan yang dikeluarkan Balai TN. Takabonerate, terdapat beberapa pulau yang dipersiapkan untuk ruang pemanfaatan termasuk Pulau Lantigiang”, kata Zainuddin.

Sementara itu Humas Balai Taman Nasional Takabonerate, Kepulauan Selayar, Irfan saat ditemui, di kantor Balai Taman Nasional Taka Bonerate, Jalan S. Parman, Kelurahan Benteng Selatan, Senin (13/7/2020), saat ingin dikonfirmasi tentang Pulau Lantagiang, dengan singkat mengatakan kami sementara meeting live dari Kementerian.(Rizal/04).

Editor : Syam Hunter.