Apotik Ainul Farma Diduga Jual Obat Tidak Layak Konsumsi

6

BNI.id, (Nias –  Sumatera Utara) – Apotik Ainul farma diduga jual obat tidak layak dikosumsi  di kota Gunungsitoli Kec. Gungsitoli Kab Nias, Provinsi Sumatra utara. Jum’at (10/07) kemarin salah seorang masyarakat yang inisialnya MW membeli obat UCS di Apotik Ainul Farma yang berada dijalan diponegoro kelurahan Ilir kota Gunungsitoli, obat sudah tak layak pakai, sebab warnanya berubah menjadi warna merah kecoklatan. Sabtu, (11/07/2020 ).

MW si pembeli obat kepada awak media mengatakan bahwa obat tersebut ia beli dari sebuah apotik, “Obat UCS tersebut saya beli diapotik Ainul Farma untuk saya berikan kepada anak saya, saat saya membuka tutup obat itu ternyata berwarna merah kecoklatan tidak seperti warna obat kental susu,” tutur MW.

Lanjut MW, “Saya kembali lagi ke Apotik Ainul Farma  untuk mempertanyakan dan meminta tanggungjawab atas pembelian obat tersebut, ternyata Karyawan yang di Apotik itu mengatakan itu bukan tanggungjawab kami melainkan tanggungjawab pabrik,” ucap MW.

MW mengharapkan kepada Dinas Kesehatan dan terlebih kepada Anggota DPRD Kota Gunungsitoli yang membidangi pengawasan untuk melakukan pemeriksaan obat yang di perjual belikan kepada masyarakat atau kepada konsumen,” harap MW.

Lebih lanjut, awak media mengkonfirmasi kepada Apotik Ainul Farma tentang obat yang dibeli MW selaku konsumen, ia mengatakan bahwa itu bukan tanggungjawab pihaknya. “Itu bukan tanggungjawab kami melainkan pabrik yang bertanggungjawab dan silahkan tuntut pemilik pabrik tersebut.” cetus karyawan Apotik.

Selanjutnya, RZ selaku pemilik mengatakan bahwa oabt yang mereka jual belum habis masa berlakunya, “Obat yang kami jual tersebut belum habis masa berlakunya dan jika diganti obat tersebut dan masih sama warnanya dalam kemasan apa tanggungjawab kami lagi.” paparnya.

Sehingga berita ini tayang, masih belum bisa dikonfirmasi kepada Dinas Kesehatan dan juga Anggota DPRD. (Sriyanto/03).

Editor : Onetria