Jamaludin Warga Kelurahan Kakenturan ll Nekat Gantung Diri

46

BNI.id, (Bitung – Sulut) – Salah satu warga masyarakat Kakenturan ll yang sehari hari di pangil Jamaludin Usman (32) warga Link ll Rt 09 kecamatan Maesa, mengakhiri hidupnya denga cara gantung diri. Pria ini diketahui sebagai buruh harian dan di temukan kakak kandungnya sudah tidak bernyawa tergantung di pohon dengan sebuah tali yang melilit lahernya. Kamis (09/07/2020).

Kejadian tersebut menghebohkan masyarakat kakenturan ll dan sekitarnya, terjadi Selasa (07/07) dan sekitar pukul 21.00 Wita. Informasi yang dihimpun awak media melalui saksi Serlan Usman (40) kakak kandung korban mengatakan awalnya dia pergi di halaman kosong yang berada di depan rumahnya yang menjadi tempat pengumpulan barang bekas.

“Dan sesampainya di lokasi,  melihat adik kandung saya sudah meninggal dengan keadaan tergantung di pohon dengan sebuah tali di lehernya, melihat kondisi adik saya kemudian saya berteriak-teriak dan meminta pertolongan” pungkas Sherlan

Setelah mendengar teriakan minta tolong, kepala Link, Kartin pakaya (41) dan langsung datang ke tempat kejadian (TKP) mendapati korban sudah meninggal dan saat kami sampai di tempat kejadian (TKP) korban pun sudah meninggal dengan keadaan tergantung dan saya kemudian  menghubungi pihak polsek Maesa” ucap Kartin.

Kapolsek maesa Kompol Elia Maramis Saat di konfirmasih membenarkan kejadian dan pihaknya ini saat mendapatkan laporan dari masyarakat langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan kami melakukan evakuasi kepada korban

“Dan korbanpun langsung kita bawa ke rumah duka, dan di tubuh korban tidak dapat tanda tanda kekerasan dan pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan serta menolak untuk di lakukan otopsi” ucap Kapolsek.

Kalposek Maesa menambahkan untuk motif latar belakang korban melakukan gantung diri belum di ketahui, dan untuk itu kami sangat berharap jangan dulu ada isu-isu Negatif yang bermunculan di tengah tengah masyarakat dan mengingat motif dan penyebabnya belum diketahui” tutupnya. (Syarif/03).

Editor : Onetria