Tuntut Buka Akses Jalan, Ormas dan LSM Bersama Masyarakat Gelar Aksi Demo

284

BNI.id, (Pesawaran – Lampung) – Ormas GML, LSM Lipan dan LSM Gambi bersatu, bergabung bersama masyarakat dan ratusan pedagang kecil Teluk Pandan bersama sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Ormas lainya melakukan aksi demonstrasi ke kantor Bupati Pesawaran menuntut dibuka kembali akses jalan menuju pantai Sari Ringgung, Selasa (07/07/2020).

Aksi para pedagang kecil tersebut disebabkan penutupan akses jalan ke pantai Sari Ringgung yang dilakukan oleh pemilik tanah, dimana pemilik tanah mengklaim bahwa akses jalan tersebut berada di area tanah milik mereka sehingga mereka berhak menutup akses jalan tersebut.

Tampak massa aksi demonstrasi pedagang kecil tersebut didampingi ORMAS dan LSM diantaranya GML, LIPAN dan GMBI menyampaikan aspirasi di kantor Bupati Pesawaran. Asisten Daerah (Asda) 1 mewakili Bupati menerima massa aksi dan menjanjikan akan melakukan mediasi bersama BPN dan DPRD juga mengikut sertakan pemilik tanah.

Sumarah sebagia ketua LSM LIPAN salah satu perwakilan pedagang kecil mengungkapkan bahwa para pedagang kecil di pantai Sari Ringgung sudah lama tidak bisa berjualan dikarenakan penutupan akses jalan tersebut,
“akses jalan menuju pantai Sari Ringgung sudah ada sejak dahulu kala dan usaha berjualan di area pantai adalah satu-satunya cara kami untuk mencari nafkah,” tukasnya.

Dari kantor Bupati, massa demonstran melanjutkan aksi demonstrasi ke kantor BPN, dan pihak BPN juga menyampaikan jawaban senada dengan Asda 1 bahwa akan mencoba melakukan mediasi permasalahan tersebut bersama Bupati dan DPRD.

Dirasa belum cukup puas, massa demonstrasi kemudian bergerak ke kantor DPRD Pesawaran. Massa aksi demonstrasi diterima beberapa Anggota DPRD Pesawaran diantaranya Harno Irawan (PDI-P), Saptoni (PAN), Rudi Agus Munandar (Gerindra), Evi Susina (Gerindra), Muzakar (PBB), dan Roliansyah (Nasdem). Anggota DPRD yang menerima aksi tersebut berjanji akan membuka kembali akses jalan yang ditutup pada hari Jum’at mendatang.

Meski aksi berjalan damai, namun massa aksi pedagang kecil bersama ormas mengeluarkan ultimatum jika pada hari Jum’at esok tidak dilakukan pembukaan akses jalan maka akan dilakukan demonstrasi besar-besaran dan melibatkan massa yang lebih banyak lagi. (P. Tambunan/03)

Editor : Onetria