Diduga Jual Beli Putusan, Kelompok Cipayung Gelar Aksi Massa di Kejaksaan Labuha

210

BNI.id, (Halsel – Maluku Utara) – Para ketua dan anggota kelompok Cipayung Plus siang tadi mendatangi Pengadilan Negeri Labuha, Polres Halmahera Selatan dan Kejaksaan Negeri Labuha. Para aktivis muda ini mempertayakan kinerja oknum Jaksa dalam dugaan jual beli perkara, Senin (06/07/2020).

Kelompok Cipayung plus terdiri dari HMI, PMII, KAMMI, GAMKI, GMII dan IMM, para aktivis muda ini mendesak pada pihak pengadilan agar mengawal amar putusan karena diduga amar putusannya telah di campur adukan dengan dendam oknum jaksa atas negosiasi perkara dengan rupiah terhadap terdakwa After George maupun istrinya Felista Kokiroba.

Aktifis HMI Amrul Doturu dalam orasinya menyampaikan bahwa Oknum Jaksa yang nakal yang diduga telah menegosiasikan perkara dengan rupiah harus diprores”, ucapnya.

“Amar putusan tidak mengacu pada pasal 197 KUHAP ayat 1 huruf K, maka dengan dasar ituu terdakwa After George tidak bisa ditahan, karena ayat 2 pasal 197 KUHAP sudah mempertegasnya” pinta Safri.

Aksi massa kelompok Cipayung Plus sempat terjadi ketegangan di Kejaksaan Labuha, ketika tuntutan masa aksi agar Kepala kejaksaan bisa beraudens langsung dengan massa aksi secara terbuka, aksi saling dorong dan bakar ban pu tak terhindarkan.

Sementara ituu massa aksi juga memutar rekaman percakapan oknum jaksa yang mendesak istri terdakwa agar menghadap, dengan ancaman menetapkan status Daftat Pencarian Orang (DPO) jika tidak menghadap ke kejaksaan, sebelum terdakwa dan istrinya ke Labuha.

Berikut kutipan percakapan oknum jaksa bernama lengkap Rizky Septa Kurniadi, SH., Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Halsel terhadap Felista Kokiroba selaku istri terdakwa. “Pokoknya saya tidak mau tahu besok kamu harus datang ke kantor, saya gak peduli mau kamu apa ke, mau pengacara mu siapa saya gak peduli, pokoknya saya tunggu kamu secepatnya ke kantor, kalau gak saya tetapkan kamu DPO jadi buronan kamu selamanya saya gak bohong. Saya sudah tidak percaya lagi sama mulutmu, saya tunggu kamu besok di kantor”

Oknum Jaksa Rizky Septa Kurniadi, dihadapan massa aksi mengakui bahwa memang benar ituu suaranya, dan prosedurnya seperti ituu.

“Kalau itu memang suara saya, iya itu betul, memang kami prosedurnya seperti itu”, ucap Risky Septia Kurniadi, SH., dihadapan massa aksi. (Wances/03)

Editor : Onetria