Proyek PDAM Senilai 18 M Tidak Transparansi

73

BNI. Id,( Sbulussalam – Aceh ) – Adanya salah satu proyek pembangunan PDAM yang bersumber dari APBN 18 Milyar yang terletak di desa Danao tras dusun bahorok kecamatan simpang kiri kota subulussalam hingga saat ini belum memasang papan bicara.

Sementara para pekerja sudah memulai pekerjaan itu pada hari rabu tanggal 24/06/2020, proyek PDAM yang anggarannya senilai 18 meliar tahap pertama. Kamis. (2/7/2020).

Menurut keterangan Mutada, salah satu kepercayaan PT jaya semangi ejenering, jika kita fahami sesuai dengan undang undang(UU)Nomor tahun 2008 tentang keterbukaan imformasi dan publik (KIP) dan Peraturan Presiden ( PERPRES ) Nomor 70, tahun 2012 tentang perubahan kedua atas PERPES Nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.” papar Mutada.

Lanjut Mutada, dimana proyek pembangunan PDAM di kota subulussalam yang bersumber dari APBN jelas sudah melanggar aturan atau mengabaikan UU dan PERPRES, untuk mengetahui kejelasan pekerjaan tersebut.

Awak media BNI mengunjungi perwakilan dari PT.Jaya semangi ejenering di lokasi perkerjaan PDAM tersebut guna melakukan konfirmasi ke pihak yang bersangkutan.

Adapun masyarakat danau trans yang melamar pekerjaan harian semenjak tanggal 26/7/2020 di PT. Jaya Semangi Ejenering dan sampai sekarang belum diterima, sementara para pekerja dari setabat sumatra utara (sumut) berdatangan hingga sampai saat ini sudah mencapai 46 orang pekerja yang berasal dari daerah setabat. (Salman/06).

Editor : A. Nurul Falah.