Kapolres Toba Hadiri Rapat Forkopimda di Kantor Bupati Menuju New Normal

36

BNI.id, ( Kab.Toba – Sumut )-Pemerintah melakukan kebijakan baru adanya tentang adanya New Normal, kelonggaran kegiatan masyarakat menuju tatanan kehidupan baru, jajaran Forkopimda Kabupaten Toba serta diikuti instansi terkait susun strategi pencegahan COVID -19, Kamis (18/6/2020).

Kegiatan rapat koordinasi ini di laksanakan di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Toba Kecamatan Balige Kabupaten Toba. Turut hadir dalam rapat Forkopimda Bupati Toba Ir. Darwin Siagian, Wakil Bupati Toba Ir. Hulman Sitorus, Sekda Toba Drs. Audi Murphy Sitorus, Ketua DPRD Kabupaten Toba Effendi Napitupulu, Mewakili Gugus Tugas Provinsi Pak Butarbutar, Kajari Balige Robinson Sitorus, Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya, S.I.K.

Mewakili Dandim 0210 Danramil Balige Kapten Arh P. Pardede, Kadis Pariwisata Janpiter Silalahi, Kadis Sosial Raja Ipan Sinurat, Kadis Kominfo Lalo Simanjuntak, Kabag Hukum Pak Siagian, Kadis BNPB dr. Pontas Batubara, Mewakili Kadis Kesehatan Ibu Sitorus, Kabag Tapem Lahsa Manullang, Kadis Perindagkop Ir. Tua Pangaribuan, Mewakili Kadis Pendidikan Pak Panjaitan, Kasat Sabhara Polres Toba AKP Dimun Hutauruk, Mewakili Kadishub Pak Samosir dan Kadis Dukcapil Pak Butarbutar .

Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya, S.I.K. mengatakan tujuan utama rapat koordinasi ini adalah untuk menyamakan persepsi dalam menjalankan kebijakan pemerintah melonggarkan kegiatan masyarakat menuju tatanan kehidupan baru (New Normal).

Kapolres Akala Fikta Jaya Sik, dalam penyampaian Kita harus bisa hidup normal dengan COVID -19 seperti yang disampaikan oleh para ahli bahwa Virus Corona akan tetap ada sebelum ada vaksin untuk membunuh/menangkal virus tersebut.
Kita harus selalu waspada terhadap Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan di tengah-tengah perekonomian masyarakat dan bangsa saat ini, ujarnya Kapolres

Selanjutnya, kata Pria lulusan Akpol 2001 ini menjelaskan, bahwa Polri bersama TNI telah menyiapkan konsep sebagai langkah pelaksanaan tugas di lapangan terkait rencana pemerintah menerapkan kehidupan New Normal.

Polres Toba akan menerapkan lima langkah sebagai pengawasan yakni jaga jarak, pengecekan suhu tubuh, rajin cuci tangan, hand sanitizer, membatasi jumlah kerumunan/kapasitas.

Tentunya Petugas gabungan akan bersikap tegas namun humanis, dalam memberikan edukasi-edukasi yang bersifat moril di masyarakat, guna meminimalisir terjadinya adu mulut maupun adu fisik dengan masyarakat.

“Kami mengharapkan dukungan dari instansi pemerintah yang ada di daerah maupun pihak adat dalam melaksanakan pengawasan terhadap kegiatan masyarakat, sehingga sesuai dengan harapan pemerintah pusat mendisiplinkan masyarakat dan kita semua”, pesannya.

Kapolres Toba menyampaikan perlunya sangsi terhadap pelanggar namun peraturan tersebut di sosialisasikan terlebih dulu kepada Masyarakat.

Ia berpandangan, agar bisa bebas dari COVID -19 harus dimulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga maupun lingkungan terdekat kita.

Kedepan kita akan terus bergandengan tangan untuk bersama – sama dalam mencegah penyebaran virus corona ( COVID -19) “semua harus bertanggung jawab dan berperan dalam mengawasi dan mendisiplinkan masyarakat dengan harapan ke depan pelaksanaan pengawasan Satgas maupun petugas yang terlibat tetap melaksanakannya secara persuasif”, Ujarnya.

Pak Butarbutar mewakili Gugus Tugas dari Provsu ( Dinas Tenaga Kerja Provsu ) menjelaskan bahwa Pelaksanaan New Normal ini memang sudah kita laksanakan namun tetap perlu mematuhi aturan protokol yang walau di daerah sini masih lampu kuning. Sampai sekarang ini tidak ada yang dapat menjamin tentang pelaksanaan New Normal .

Pada kesempatan itu, Danramil Balige mengatakan berharap agar pemerintah membuat aturan atau perbub tentang sangsi pelanggar

Kajari Balige Robinson Sitorus menyampaikan walau kita masih lampu kuning namun perlu ketegasan dalam pelaksanaan New Normal di Masyarakat, Instansi maupun perusahaan .

Ketua DPRD Toba juga mendukung pelaksanaan New Normal namun perlu aturan dan tidak terlalu bebas misalnya seperti tempat wisata hotel dan lainnya.

Di kesempatan itu, Wakil Bupati menjelaskan perlunya ketegasan dalam pelaksanaan New Normal seperti yang dikatakan bapak Kapolres tentang aturan dan sangsi dan perlunya fakta Integritas termasuk ke tempat Wisata, Hotel dan tempat lain .

Bagaimana pelaksanaan New Normal ini terhadap Masyarakat baik itu di Pasar, Perhotelan, Pariwisata, Pendidikan, Restoran dan lainnya, pungkas Wabup.

Pemerintah menghimbau Masyarakat baik Instansi maupun perusahaan tentang tatanan New Normal termasuk sangsinya serta memohon kepada Kapolres Agar terhadap pengguna ranmor yang tidak pakai helm dan masker di tindak oleh Lalulintas karena angin bisa membawa penyebaran penyakit.

Lalu Pertanyaan dari Dinas Kesehatan berupa Surat Jalan tentang Rapit Tes terhadap Masyarakat yang melaksanakan perjalanan keluar kota, bagaimana di Kabupaten Toba ini Pak ?

Sekda menjelaskan bahwa kalau dengan permintaan sendiri maka harus bayar sendiri, kalau kepentingan Gugus Dapat menggunakan stok Gugus.

Dishub menyampaikan agar berkoodinasi dengan pihak Bandara Silangit tentang Masyarakat Toba yang akan melakukan penerbangan dari Silangit.

Kesimpulan dari rapat tersebut diatas akan di bahas kembali oleh Sekda bersama OPD tentang aturan dan sangsi dalam pelaksanaan New Normal dan selanjutnya akan mengundang pengusaha serta para tokoh dalam mensosialisasikan tatanan Pelaksanaan New Normal di Kabupaten Toba .(Dison.t/03).

Editor : Imam