Diangkut Pakai Truk, Warga Protes Tim Covid Hal-Sel.

  • Bagikan

BNI.id, ( Kab.Bacan – Maluku Utara ) -Dana 3,6 Milyar ke BPBD dan posko utama dari total dana 10 Milyar tahap pertama, untuk penanganan Covid-19 Kabupaten Halmahera Selatan melalui satuan gugus tak berbanding lurus dengan pelayanan dilapangan.  Kamis (30/04/2020).

Dari pengamatan BedahNusantara di pelabuhan laut babang tanggal 28 dan tanggal 30 April 2020 terjadi insiden “adu mulut” antara petugas satuan gugus dan penumpang yang ditahan..

Warga yg ber-KTP di luar Halmahera Selatan yang ditahan tidak terorganisir dengan rapi, terlihat bingun dan cemas, lengahnya pengawasan meloloskan beberapa penumpang dari penjagaan tim satuan gugus untuk “kabur” dari pelabuhan.

“Yang lain ini lolos dan langsung kabur, kerja model apa ini, sangat membahayakan”, kesal Om Opan warga babang yg ada di TKP.

Petugas lapangan terlihat bingun dengan tidak tersedianya transportasi pengangkut, truk angkutan barang ekspedisi menjadi solusi situasional untuk mengangkut para warga yang ditahan.

“Kami didata dan menunggu berjam_jam dipelabuhan, saya keberatan naik trek, kami seperti diperlakukan seperti barang pabrikan saja, Dengan jarak yg begitu dekat ini kan berbahaya. Pinta salah satu penumpang keberatan”.

Himbauan jaga jarak yang terus dikampanyekan pemerintah sepertinya tak diindahkan oleh pemerintah daerah melalui satuan gugus dan sangat tidak menusiawi karena perempuan dan laki-laki disatukan dalam satu truk yang saling berhimpitan.

Sekretaris gugus tugas Daud Djubedy dikonfirmasi bedah Nusantara mengaku hanya masalah teknis di sopir, Sopirnya lelah karena patroli sampe pagi, ini akan dievaluasi secepat mungkin”.pungkasnya.

( ISTO / 03 ).

Editor : Imam

  • Bagikan
error: Bedah Nusantara