Dikeluarkan PP 08 dan GNCP Mayor Purn M.Saleh Karaeng Sila Dirikan Partai Indonesia Mandiri

10577

BNI.id, (Jakarta) – Manuver politik menjadi dinamika yang membawa nuansa baru di Republik Indonesia. Alam demokrasi yang melahirkan pemikiran pemikiran putra bangsa bersatu, tidak menyurutkan seorang Purna TNI ini mengabdi lewat politik, Minggu (12/4/2020).

Dikeluarkan dari barisan PP08 dan GNCP Mayor Purn TNI AD Muhammad Saleh Karaeng Sila banjir dukungan untuk terus berjuang di Partai Indonesia Mandiri (PIM).

Pengeluaran dirinya dari barisan PP08 dan GNCP itu disampaikan Muhammad Saleh Karaeng Sila dalam pesan WhatsApp grupnya.

Menurut Muhammad Saleh Karaeng Sila alasan yang ia terima dalam pengeluaran dirinya karena ia berniat membuat Partai baru.

“Saya berniat membuat Partai baru ini karena tak satupun partai politik di Indonesia yang menerima sedikitpun visi misi Perjuangan Ekonomi Peta 1 Komando” katanya.

Terkait hal itu disampaikan nya juga bahwa secara otomatis bahwa dirinya bukan lagi loyalis Prabowo Subianto.

“Saat ini secara otomatis saya bukan lagi loyalis Bapak H Prabowo Subianto yang selama ini kita perjuangkan dengan segenap Kemampuan yang kita Miliki” tambahnya.

Namun dalam status yang dibuatnya Presiden Partai Indonesia Mandiri Mayor Purn Muhammad Saleh Karaeng Sila tidak memasung para sahabatnya yang masih ingin berjuang bersama calon Presiden RI Prabowo Subianto yang pernah di perjuangkannya.

“Bagi sahabatku Relawan GNCP yang mau berjuang mendukung Bapak H Prabowo Subianto maka silahkan dilanjutkan” tulisnya.

Sementara itu terkait dengan pemberhentian dirinya,maka Muhammad Saleh dalam beberapa waktu kedepannya akan mengembalikan Kartu Keanggotaan Partai Gerindra.

“Beberapa waktu ke depan saya akan sampaikan kepada seluruh Pejuang Ekonomi Peta 1 Komando dan Simpatisan nya di seluruh Indonesia untuk mengembalikan KTA Gerindra” ujar Muhammad Saleh.

Presiden Partai Indonesia Mandiri Mayor Purn TNI AD Muhammad Saleh Karaeng Sila nampak tegar dan akan meneruskan perjuangannya.

“Insya Allah kita akan terus berjuang walau beda Wadah kendaraan Politik” ujarnya.

Terakhir secara spontan responsif anggota di grup ramai yang memberikan dukungan.

“Jangan kendor Panglima, kami bersamamu” ucap dukungan itu.(Hunter/03).

Editor : Imam