Forkopimda Inhil Pantau Ketersediaan Pangan di Bulog

29

BNI.id,(Kab.Indragirihilir – Riau) – Pandemi Covid-19 Pemerintah Kabupaten khususnya  Indragirihilir memperhatikan kesidiaan dan kestabilan harga bahan pokok, Sabtu(4/4/2020).

Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir melakukan pantauan terhadap stok beras yang ada di gudang Bulog, Tembilahan. Untuk mengatasi ketersediaan stok beras menjelang bulan suci ramadhan 2020 juga mengatasi dalam situasi pandemi covid-19.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepolisian dan TNI serta Forkopimda melakukan  pantauan terhadap ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci ramadhan, disamping mensosialisasikan pencegahan penyebaran covid-19 sesuai maklumatvyang dikeluarkan.

Dipimpin langsung Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan, Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Dr. H. Ferryandi, ST. MM. MT.

Dandim 0314/Inhil Letnan Kolonel (Letkol) Inf Imir Faishal , Kapolres Indragiri Hilir (Inhil), AKBP Indra Duaman Siahaan SIK, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan SSos ME.

Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing, Kepala Bidang Perdagangan Disdagtrin Inhil, H. Arispudin, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Inhil Wanhar dan Kepala Bulog Cabang Tembilahan, M Fakri Firdaus.

 

Selaku kepala Bulog kabupaten Indragiri Hilir Fikri Firdaus menyampaikan, bahwa ketersediaan beras yang ada di Bulog saat ini cukup untuk 3 bulan kedepan.

“Ketersediaan stok kita cukup untuk tiga bulan kedepan dan Bulog siap untuk mengikuti kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Inhil” jelas Fikri

Dan dengan adanya pemantauan yang dilakukan di harapkan masyarakat kabupaten Indragiri hilir tidak resah tentang jumlah bahan pokok menjelang ramadhan.

“Saat ini kita punya ketersedian 450 Ton stok beras dan akan ada untuk beberapa waktu kedepannya, sebelum bulan Ramadhan mudah mudahan mendapat tambahan 300 Ton lagi” Ungkap Fikri.

Sangat dimungkinan untuk mengantisipasi masuknya Bulan Ramadhan 2020, Gudang Bulog Tembilahan akan mengisi terus ketersedian Beras yang ada di gudang Bulog Tembilahan hingga maksimal 1000 (seribu) Ton.

“Untuk kapasitas penyimpanan Beras di Gudang Bulog batas mencapai 1000 Ton untuk ketersedian selama 3 Bulan ini kami rasa 450 Ton itu cukup, dan kami akan terus menambah ketersediaan tersebut” tuturnya

Dan Bulog juga sudah menyiapkan bantuan untuk di Provinsi, Gubernur sudah menyiapkan sekitar 200 Ton, dan Bupati juga memiliki kewenangan untuk membantu 100 Ton.

“Untuk bantuan provinsi kita sudah siapkan, untuk Gubernur sudah menyiapkan 200 Ton.

Sedangkan Bupati juga memiliki kewenangan untuk membantu 100 Ton dan jika itu nantik itu di gunakan maka kita akan pakai stok yang ada di sini” sebutnya Fikri

Fikri juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tenang dan tidak resah tentang ketersediaan atau Stok Bulog di Tembilahan.

“Tidak perlu memborong, ketersediaan sembako terutama beras untuk masyarakat aman” harap Fikri.(S.Mubarokah/03).

Editor : Imam