Polres Selayar Tahan Pelaku Pengrusakan Kantor Desa dan Kantor Camat Pasimasunggu Timur

  • Bagikan

 

BNI, id, (Selayar, Sulsel) – Dari hasil penyelidikan ditingkatkan ke tahap penyidikan Reskrim Polres Kepulauan Selayar, akhirnya ke dua tersangka Supandi alias Hok bersama Irfan, akhirnya dilakukan penahanan, sejak, Jumat (28/2/20) lalu.

Hal ini disampaikan Kaurbin Ops (KBO) Polres Kepulauan Selayar, Iptu Daniel, di ruang Reskrim Polres, Selasa (3/3/2020).

Disampaikan bahwa berdasarkan laporan bernomor, LP/22/XII/2019/SSL/ RES.SLY/Sek. Pasimasunggu, tanggal 12 Desember 2019.

Penahanan tersangka tersebut dibenarkan oleh Iptu Daniel. Tersangka juga dikenakan Pasal 170 ayat 1 KUH Pidana dengan melakukan tindak pidana kekerasan secara bersama sama dimuka umum.

“pengrusakan ini dilakukan setelah perhitungan surat suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bonto Bulaeng 2019 lalu”, jelas Iptu Daniel.

Lanjut Iptu Danial menjelaskan bahwa pada hari Jumat (28-29/2) dilakukan pemeriksaan saksi sebanyak 25 Orang dan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. Kemudian 5 orang lainnya dilakukan pemanggilan kedua, ujarnya.

Juga Iptu Daniel menuturkan, dalam penangannya ini terbagi 4 peranan yang berbeda atau disebut perkara splitzing yaitu provokator dikenakan Pasal 160 jo Pasl 170 ayat 1 KUHP terdiri 6 orang 3 sudah menjalani pemeriksaan dan 3 lagi belum menghadiri pemanggilan.

Ketiganya antara lain, Sukran, Kusman dan Muasir untuk layak tidaknya untuk di tetapkan sebagai tersangka.

Sementara 17 Orang lainnya dikenakan pasal 170 ayat 1 jo Pasal 64 KUHP, 4 Orang dikenakan pasal 170 ayat 1 KUHP dan 2 Orang tersangka pengrusakan Kantor Desa dikenakan pasal 170 ayay 1 KUHP.

“Penyidik hingga saat ini membuka ruang jika kedua belah pihak sepakat untuk berdamai,” jelas Iptu Daniel. (Rizal/04)

Editor : Syam Hunter

  • Bagikan
error: Bedah Nusantara